Tips Awal Gamers Jadi Atlet Esports Timnas Indonesia, Ikut Lomba dan Siapkan Fisik

Cabang olahraga Esports perdana masuk dalam SEA Games 2019, Indonesia pun sudah punya Tim Nasional (Timnas) Esport dengan 21 atlet

Tips Awal Gamers Jadi Atlet Esports Timnas Indonesia, Ikut Lomba dan Siapkan Fisik
TRIBUNJATIM.COM/HEFTY SUUD
Press conference tim Esport Indonesia untuk SEA Games 2019 bersama Indonesia Esport Association (IESPA) di Hotel Golden Tulip Legacy Surabaya, Kamis (24/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Cabang olahraga Esports perdana masuk dalam SEA Games 2019, Indonesia pun sudah punya Tim Nasional (Timnas) Esports dengan 21 atlet yang siap bertanding.

Ketua Indonesia Esports Association (IESPA) menyebut, jumlat atlet tersebut dibagi menjadi dua kelompok kategori, yaitu individu dan kelompok.

Dari 21 nama yang ada, Farhan Akbari Ardiansyah tercatat sebagai satu-satunya atlet asal Surabaya yang masuk dalam Timnas Esport Indonesia untuk bertanding di SEA Games 2019.

Ia termasuk dalam nomor perlombaan Arena of Valor (AOV).

(Persiapan SEA Games 2019, Mental Tim eSports Indonesia Siap Tempur untuk Merah Putih)

"Para atlet ini merupakan yang terpilih dan terbaik dari seluruh Indonesia. Tentunya mereka sudah melalui seleksi yang ketat untuk dapat masuk dalam tim ini," ujar Manager Timnas Esport Indonesia, Richard Permana.

Richard pun menyebut, para gamers Indonesia tentunya juga punya kesempatan menjadi atlet Esport dan masuk dalam Timnas Esports. Hal yang perlu disiapkan pun mudah.

Tuturnya, pertama, pilih game yang dipertandingkan di multievent manapun, misal Hearthstone, AoV, Mobile Legend, atau Tekken.

Kedua, juarai kompetisi nasional di nomor perlombaan atau game tersebut. Capaian tersebut tentu akan menunjang untuk seleksi Timnas Esports.

Selain itu, imbuh Richard, latihan fisik juga menjadi hal yang perlu dilakukan oleh atlet Esports.

Sebab Esports membutuhkan konsentrasi penuh dan hal itu dapat tercapai dengan kualitas fisik dari pemain.

(Persiapan SEA Games 2019, Mental Tim eSports Indonesia Siap Tempur untuk Merah Putih)

"Stamina dan fisik pun tentu diperlukan untuk cabang olahraha ini. Mengatur pola istirahat, pola makan, latihan fisik itu perlu, sangat perlu," tegas Richard.

Para atlet Esport yang sedang dikarantina untuk SEA Games 2019, dipaparkan Richard, juga melakukan renang, fitness, dan jogging dalam agenda latihannya.

"Minimal delapan jam lah mereka latihan setiap hari, dua sampai empat jamnya mereka latihan game. Selebihnya mereka brain storming, psikologis, dan latihan fisik," ungkap Richard.

(Bedanya Gamers dan Atlet E-Sport, Ketua IESPA: Kami Tak Main Berjam-jam)

Penulis: Hefty Suud
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved