Janjikan Program Ongkos Naik Haji Pegawai Petrokimia Gresik, Rahardian Disebut Raup Rp 187 Juta

Rahardian Wendar Dianto, didakwa terlibat kasus dugaan penipuan calon jamaah haji Pengadilan Negeri Gresik pada Rabu (30/10/2019).

Janjikan Program Ongkos Naik Haji Pegawai Petrokimia Gresik, Rahardian Disebut Raup Rp 187 Juta
Surya/Moch Sugiyono
DITAHAN - Terdakwa Rahardian di dalam mobil tahanan Kejaksaan Negeri Gresik untuk dibawa rumah tahanan Kelas II B Gresik, Jalan Raya Cerme, Rabu (30/10/2019). Rahdian disebut melakukan penipuan dengan mencatut nama petrokimia gresik 

Dari grup tersebut, para korban penipuan diajak untuk periksa kesehatan di RS Petrokimia Gresik.

Kamudian, satu korban menanyakan ke koperasi Petrokimia Gresik terkait program ONH plus tersebut.

Pihak Koperasi Petrokimia Gresik pun membantah program semacam itu.

(Kasus Penipuan Haji Abal-abal hingga Rugikan 59 CJH, Kejati Jatim Sebut Berkas Perkara Sudah Lengkap)

"Akhirnya, pihak koperasi Petrokimia Gresik menyuruh satpam untuk menghubungi pihak Polsek Gresik Kota. Sehingga, jaringan penipuan jamaah haji ini dapat terungkap," ucap Jaksa Aditya.

"Dan terdakwa dapat disidangkan tadi. Dan itu keterangan para saksi-saksi tadi," katanya pada Rabu (30/10/2019).

Atas keterangan para saksi dalam persidangan, terdakwa Rahardian membenarkannya.

"Iya benar," kata terdakwa Rahardian melalui jaksa Aditya.

Sidang yang dipimpin majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik Eddy ditunda pekan depan dengan agenda keterangan terdakwa.

Reporter: Surya/Sugiyono.

(Pengakuan 6 Pengedar Uang Palsu di Lamongan Senilai Rp 304 Juta, Libatkan Pak Haji dari Surabaya)

2 Attachments

Penulis: Sugiyono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved