Penerapan Perda Kawasan Tanpa Rokok di Kota Blitar Tunggu Perwali

Pemkot Blitar sedang menyiapkan peraturan wali kota (Perwali) untuk menerapkan Perda Nomor 1 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR)

Penerapan Perda Kawasan Tanpa Rokok di Kota Blitar Tunggu Perwali
healthywomen.org
Ilustrasi berhenti merokok 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pemkot Blitar sedang menyiapkan peraturan wali kota (Perwali) untuk menerapkan Perda Nomor 1 Tahun 2019 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Targetnya Perwali tentang KTR selesai akhir 2019 ini.

"Paling lambat awal 2020, Perwali-nya harus sudah jadi. Dengan begitu Perda KTR bisa kami terapkan ke masyarakat," kata Kepala Dinkes Kota Blitar, M Muchlis, Rabu (30/10/2019).

Muchlis mengatakan Perwali itu mengatur secara teknis penerapan Perda KTR. Termasuk mengatur sanksi bagi pelanggar Perda KTR.

"Di Perda disebutkan ada sanksi bagi pelanggar. Sanksinya mulai teguran lisan, teguran tertulis, sampai denda. Untuk detailnya, nanti dituangkan dalam Perwali," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Dikatakannya, dalam Perda KTR itu telah ditetapkan sejumlah kawasan tanpa rokok. Sejumlah kawasan tanpa rokok itu, antara lain, di fasilitas pelayanan kesehatan, tempat pendidikan, tempat bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, dan perkantoran.

Menurutnya, untuk fasilitas kesehatan, tempat pendidikan dan tempat ibadah, seharusnya bebas dari asap rokok. Sedangkan di tempat-tempat lain, seperti perkantoran negeri maupun swasta ada pengecualian. Di tempat itu tetap masuk kawasan tanpa rokok.

5 Fakta Caleg Gerindra Misriyani Ilyas Dipecat 1 Hari sebelum Dilantik, Menangis Namanya Tak Ada

Angin Kencang Disertai Hujan Lebat Terjang Desa di Singosari Malang, Atap Rumah Warga Berantakan

Jatah Uang Belanja Raffi Ahmad dari Nagita Cuma Rp 131 Juta, Uya Kuya Mewek, Nasib Kita Sama

Tetapi, akan disediakan tempat khusus atau smoking area untuk perokok di perkantoran.

"Saya inginnya untuk fasilitas pelayanan kesehatan, sekolah dan tempat ibadah memang bebas dari asap rokok. Tapi detailnya akan dibahas di Perwali," katanya kepada Tribunjatim.com.

Plt Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan secepatnya akan menerbitkan Perwali tentang kawasan tanpa rokok. Pembuatan Perwali masih menunggu hasil kajian dari Bagian Hukum.

Sekarang, Pemkot Blitar masih mensosialisasikan Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok ke masyarakat. Setelah Perwali terbentuk, Perda tentang Kawasan Tanpa Rokok akan diterapkan.

"Kalau sudah ada Perwali semua masyarakat harus patuh dengan Perda itu. Tentunya akan ada sanksi bagi masyarakat yang melanggar," katanya. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved