Wali Kota Malang Sutiaji Layangkan Ide Pakai Kartun Sebagai Bahan Ajar Siswa SD

Wali Kota Malang, Sutiaji melontarkan ide baru ketika menyambangi Saweran Kartun 2 dengan tema Demokrasi Dikorupsi.

Wali Kota Malang Sutiaji Layangkan Ide Pakai Kartun Sebagai Bahan Ajar Siswa SD
suryamalang/Bella Ayu
Karya-karya Kartun dalam Saweran Kartun 2 kota malang 

TRIBUNJATIM.COM, KLOJEN - Wali Kota Malang, Sutiaji melontarkan ide baru ketika menyambangi Saweran Kartun 2 dengan tema Demokrasi Dikorupsi.

Wali Kota Malang Sutiaji mengaku punya rencana jadikan Kartun sebagai media pembelajaran bagi siswa SD.

Saweran Kartun 2 diadakan di Balai Kota Malang jalan Tugu no 1 Kecamatan Klojen, Kota Malang mulai dari 31 Oktober sampai 2 November 2019.

Tema demokrasi Dikorupsi saweran kartun 2 ini, menurut Wali Kota Malang Sutiaji satu cara untuk memerangi korupsi bisa dengan pameran kartun ini.

(UMK Naik 8,51 Persen, Wali Kota Malang Sutiaji: Jangan Sampai Berpengaruh Terhadap Inflasi)

“Jadi kita terus menerus perang dengan korupsi dengan berbagai jalan, salah satu di antaranya dengan sekarang ini pameran kartun," kata Sutiaji.

"Besok anak sekolah SD,SMP, SMA akan kita gerakkan ke sini, bahwa kalau perang terhadap yang tua-tua mungkin agak susah," ucap Sutiaji.

"Harapan kami anak bangsa nanti kedepan sudah tau lah mana hak privasi mana hak milik publik nanti itu dikuatkan,” terangnya.

Sutiaji juga berpendapat bahwa kartun merupakan salah satu media kritik sosial yang luar biasa.

Ia berharap masyarakat bisa introspeksi diri dari karya kartun yang mereka lihat.

“Saya kira kartun adalah luar biasa sentuhannya dan kritik sosialnya, melihat, mudah-mudahan yang melihat tadi juga bisa introspeksi dan menjalankan apa yang dilihat itu harus dilaksanakan dalam keseharian,” ujar Sutiaji.

(UMK Naik 8,51 Persen, Wali Kota Malang Sutiaji: Jangan Sampai Berpengaruh Terhadap Inflasi)

Sutiaji juga mengatakan bahwa ia tak menutup kemungkinan untuk menjadikan kartun sebagai salah satu alat pembelajaran siswa SD.

Tentu memastikan karya kartun yang dijadikan alat tidak ada unsur kekerasan didalamnya.

“Saya nanti akan bekerja sama dengan teman-teman jadi nanti akan kami bukukan yang pertama dan kedua, dan itu akan jadi bahan ajar untuk anak SD,” tuturnya.

Reporter: Suryamalang/Bella Ayu Kurnia Putri

(Reaksi Wali Kota Sutiaji atas Tingginya Angka Kemiskinan di Malang : Akurasi Database Diperjelas)

Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved