Judi Togel Online, Pria Malang Digerebek Polisi sampai Tak Berkutik saat Kertas Rekapan Jadi Bukti

Seorang pria asal Malang tak berkutik ketika digerebk polisi lantaran kepergok melakukan perjudian togel online.

Judi Togel Online, Pria Malang Digerebek Polisi sampai Tak Berkutik saat Kertas Rekapan Jadi Bukti
ISTIMEWA
Rohmad Santosa (48) ditangkap Unit Reskrim Polsek Singosari, Kamis (31/10/2019). Warga Kelurahan Candirengg, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang tersebut ditangkap karena diduga telah melakukan perjudian togel online 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rohmad Santosa (48) ditangkap Unit Reskrim Polsek Singosari, Kamis (31/10/2019).

Warga Kelurahan Candirengg, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang tersebut ditangkap karena diduga telah melakukan perjudian togel online

Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari informasi warga setempat.

Tertangkap Basah Asyik Main Judi di Teras Rumah, Empat Warga Sampang Digerebek Polisi

Informasi tersebut membuat polisi melakukan penyelidikan di daerah tempat tinggal pelaku.

"Pelaku saat itu sedang melayani pembelian togel online, saat itu juga anggota Reskrim melakukan penangkapan tersangka. Kami langsung mengamankan tersangka beserta barang bukti ke Polsek Singosari guna dilakukan penyidikan lebih lanjut," ujar Supriyono ketika dikonfirmasi, Jumat (1/11/2019).

Supriyono menambahkan, ketika dilakukan penggerebekan, tersangka tak melakukan perlawanan.

Barang bukti yang ditemukan polisi membuat tersangka tak bisa mengelak.

Asyik Main Judi di Depan Warkop, Warga Duduksampeyan Gresik Diciduk Polisi, Ngaku Cuma Ikut-ikutan

Petugas akhirnya menyita sejumlah barang bukti diantaranya, satu unit HP Oppo A5s, kertas rekapan togel, uang tunai senilai Rp 79 ribu, dua bukti transfer Bank BCA sebesar Rp 207 ribu dan Rp 200 ribu, serta kartu ATM BCA Expresi.

Secara modus operandi, pelaku menyelenggarakan perjudian secara online dengan menggunakan aplikasi Gastoto, Trastoto. 

Kemudian pelaku menerima titipan dari para penombok melalui WhatsApp (WA) dan pelaku langsung menombokkan ke aplikasi tersebut di atas dengan menggunakan HP milik pelaku.

"Uang di kirim melalui transferan melalui ATM  bank BCA, bila nomer yang dipasang keluar pelaku mendapatkan komisi 5 persen dari nomer yang dipasang oleh para penombok," ujar Supriyono.

Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 303 KUHP. (Surya/Erwin Wicaksono)

Asyik Main Judi Dadu di Sawah, 8 Warga Bojonegoro Kalang Kabut Digerebek Polisi sampai Tak Berkutik

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved