Cara Beda Pria Curi 10 Motor di Malang, Cari 'Mangsa' di Medsos & Bawa Kabur Motor di Rumah Korban

Cara Beda Pria Curi 10 Motor di Malang, Cari 'Mangsa' di Medsos & Bawa Kabur Motor di Rumah Korban.

Cara Beda Pria Curi 10 Motor di Malang, Cari 'Mangsa' di Medsos & Bawa Kabur Motor di Rumah Korban
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Dwi saat diinterogasi oleh Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander, Senin (5/11/2019). 

Cara Beda Pria Curi 10 Motor di Malang, Cari 'Mangsa' di Medsos & Bawa Kabur Motor di Rumah Korban

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Terbongkar sudah ulah Dwi Adi (39), pria asal Probolinggo yang telah sepuluh kali mencuri motor di Kota Malang.

Dwi dibekuk oleh Satreskrim Polres Malang Kota di rumah kontrakannya di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander menerangkan Dwi mencuri menggunakan modus menjadi pembeli.

Untuk menentukan targetnya, Dwi terlebih dulu berselancar dalam Grup Jual Motor di media sosial. Setelah menemukan mangsa yang pas, dia bakal mengontak korban dan mendatangi rumahnya.

TERJAWAB Alasan Garasi Mobil Personel Duo Semangka di Malang Tak Dibongkar, Niat Sebenarnya Terkuak

Garasi Mobil Personel Duo Semangka di Malang Viral, Ibu Clara Gopa: Tak akan Dibongkar

Bank Indonesia Ajak Genbi Tanam Bibit Mangrove dan Bersih-bersih di Pantai Clungup Malang

“Setelah dia tentukan mana si target, dia datangin rumahnya dengan modus mau beli,” tutur Dony di Mapolres Malang Kota, Senin (5/11/2019).

Ketika berada di rumah korban, Dwi berpura-pura melihat kendaraan. Usai perhitungannya aman, ia bakal meminta korban mengambil buku pemilik kendaraan bermotor (BPKB). Saat korban berada di dalam rumah inilah, Dwi kabur sambil menggondol motor.

“Waktu pemilik kendaraan ini ambil BPKB, baru si tersangka ini mencuri kendaraan korban,” papar Dony.

Kepada polisi, Dwi beralasan menggunakan uang hasil kejahatan untuk kebutuhan sehari-hari. Katanya, sudah 10 dia mencuri motor di Kota Malang.

“Buat hidup sehari-hari pak,” ucap Dwi.

Dari tangan Dwi, polisi menyita empat unit kendaraan bermotor diantaranya Honda CB 150 R, Yamaha Mio GT, Honda Vario dan Honda Beat warna merah. Selain itu, satu didapat pula sebuah plat dengan nomor polisi N 6273 EED.

Dwi dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved