Bincang Kompas, Takar Peluang Industri Film Jawa Timur: Regulasi dan Investasi Jadi Faktor Penting

Terkait rendahnya tingkat Investasi terhadap film, regulasi menjadi faktor penting untuk memajukan sektor tersebut.

Bincang Kompas, Takar Peluang Industri Film Jawa Timur: Regulasi dan Investasi Jadi Faktor Penting
TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Lutfi Hakim selaku Ketua Komite Tetap Ekonomi Kreatif Film dan Televisi Kadin Provinsi Jawa Timur (kedua dari kiri), Dr. Ir. Daniel Rohi, M.EngSc., IPM selaku Komisi B, DPRD Jatim (ketiga dari kiri), dalam Bincang Kompas, Kantor Harian Kompas, Gubeng Surabaya, Jumat (8/11/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bekerjasama dengan SKK Migas dan Pertamina EP Asset 4 di Surabaya, Bincang Kompas diselenggarakan, Surabaya (8/11/2019). 

Ketua Komite Tetap Ekonomi Kreatif Film dan Televisi Kadin Provinsi Jawa Timur, Lutfi Hakim menjelaskan. terkait rendahnya minat investasi pada sektor perfilman. 

“Apapun bentuk investasi, bidang film tidak sesukses sektor lainnya dengan unexpected return,” ungkap Lutfi Hakim.

Rendahnya minat investasi pada sektor perfilman di antaranya dari Investment comparison, financing access, specific request for financing, supporting factor variables, alternative film distribution.

Terkait rendahnya tingkat Investasi terhadap film, regulasi menjadi faktor penting untuk memajukan sektor tersebut. 

Relaunching Gedung Kompas Gramedia Jemur Sari Surabaya, Optimistis Targetkan Pertumbuhan Sewa 100%

Hal itu disampaikan oleh Dr. Ir. Daniel Rohi, M.EngSc., IPM sebagai Komisi B, DPRD Jawa Timur dalam Bincang Kompas yang digelar di Kantor Harian Kompas, Jalan Raya Gubeng, Surabaya

“Terdapat dua faktor penting untuk pendorong perfilman di Jawa Timur antara lain investasi dan Regulasi yang responsif dan akomodatif,” tandas Daniel Rohi.

Selain itu terbangunnya ekosistem perfilman, yakni pengembangan pasar atau bioskop dan peningkatan produksi kuantitas dan kualitas. 

“Yang ketiga yaitu terciptanya kerjasama untuk mmeproduksi film,” sambung Daniel Rohi.

Daniel Rohi mengatakan, tahun 2019 kontribusi pendapatan untuk industri film mencapai Rp. 24 Triliun. Nilai ini lebih tinggi dari tahun 2018 yaitu Rp. 2,1 Triliun. 

Daihatsu Festival & Trade In Day, Mobil88 Bagikan Tips Agar Mobil Bekas Punya Harga Jual Stabil

Penulis: Mayang Essa
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved