Cakades di Jombang Ini Kalah di Pilkades, Tapi Malah Gelar Syukuran Musik Dangdut di Rumahnya

Cakades di Jombang Ini Kalah di Pilkades, Tapi Malah Gelar Syukuran Musik Dangdut di Rumahnya.

Cakades di Jombang Ini Kalah di Pilkades, Tapi Malah Gelar Syukuran Musik Dangdut di Rumahnya
SURYA/SUTONO
Cakades kalah Ahmad Santoso (pegang mic) bersama para relawannya saat tasyakuran 

Cakades di Jombang Ini Kalah di Pilkades, Tapi Malah Gelar Syukuran Musik Dangdut di Rumahnya

TRIBUNJOMBANG.COM, PETERONGAN - Ahmad Santoso, warga Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Jombang, gagal terpilih jadi kepala desa dalam kontestasi pilkades serentak, Senin (4/11/2019) lalu.

Namun demikian, dia sama sekali tidak kecewa. Buktinya dia malah menggelar syukuran, di kediamannya, kamis (7/11/2019). malam.

Dia menggelar tasyakuran dengan tajuk Pesta Demokrasi Tanpa Money Politics. Tasyakuran diramaikan penampilan grup musik dangdut, dan tak lupa menampilkan sejumlah biduanita.

Heboh Warga Jombang Miliki Anak Kambing Berkaki Tiga, Awalnya Tak Tahu Kalau Cacat Saat Dimandikan

Pemandian Bangsawan Majapahit di Jombang Jadi Wisata Sejarah, Bupati Siapkan Rp 175 Juta

Ditemukan Juni Lalu, Situs Pemandian Majapahit di Jombang Kini Bawa Untung untuk Masyarakat

"Menang kalah tidak terlalu masalah. Keikutsertaan saya sebagai cakades adalah wujud partisipasi warga Desa Mancar Kecamatan Peterongan," ujar Ahmad Santoso, di sela acara kepada TribunJatim.com.

Diketahui Ahmad Santoso mencalonkan diri menjadi Kepala Desa Mancar, bersaing dengan cakades lainnya, bernama Nor Prasetyo.

Saat perhitungan perolehan suara, Ahmad Santoso meraih 1.376 suara. Sedangkan kompetitornya, Nor Prasetyo meraup 1.575 suara, unggul dari perolehan suara Ahmad Santoso.

Sehingga cakades Nor Prasetyo yang akhirnya dinyatakan sebagai Kepala Desa Mancar terpilih periode 2019 - 2025.

Tasyakuran ini berlangsung cukup ramai, dihadiri seluruh relawan serta ratusan warga Desa Mancar.

Ahmad Santoso menambahkan, acara tasyakuran tersebut juga sebagai wahana untuk mengembalikan masyarakat yang sempat terbelah selama pilkades.

"Sudah saatnya kita kembali bersatu dan melupakan semuanya. Kita semua bertanggung jawab memajukan Desa Mancar," pungkasnya.

Agung Gita Fiandra salah seorang relawan mengatakan, tasykuran digelar sebagai wujud sikap ksatria dari Ahmad Santoso dalam demokrasi pemilihan kepala desa Tanpa Politik Uang.

"Yang terpenting adalah bagaimana nantinya kita bersama membangun desa ini," katanya.

Pikades serentak di Kabupaten Jombang digelar di 286 desa yang tersebar di 21 Kecamatan di Jombang, Senin (4/11/2019). Berlansgung relatif tertib, tanpa masalah berarti

Penulis: Sutono
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved