Breaking News:

Atap SDN Gentong di Pasuruan Ambruk, Polda Jatim Cium Aroma Dugaan Korupsi, Akan Ada Tersangka Baru

Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan, pelaku baru yang akan ditetapkan nantinya adalah tersangka atas tindak pidana korupsi.

ISTIMEWA
Dedi Seto dan Sutaji saat dikeler ke Halaman Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polda Jawa Timur sebelumnya menetapkan dua orang pelaksana pengerjaan bangunan sebagai tersangka atas ambruknya atap SDN Gentong Kota Pasuruan yang menewaskan dua orang.

Dua orang pelaksana pekerja bangunan itu adalah kontraktor dan pengawas, Dedi Seto dan mandor pelaksanan bangunan sekolah SDN Gentong Kota Pasuruan, Sutaji.

Dedi Seto dan Sutaji tidak memiliki latar belakang pendidikan mengenai konstruksi bangunan.

Dedi Seto yang bertindak sebagai kontraktor dan pengawas hanyalah lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Sedangkan Sutaji yang bertindak sebagai pekerja bangunan hanya lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Keduanya terbukti merekayasa material bahan bangunan sehingga tidak sesuai dengan standar dan spesifikasi yang telah ditentukan.

Pertama. Konstruksi bangunan coran.

Prediksi Disnaker Pamekasan, Pemohon Kartu Pencari Kerja Bludak Seusai Pengumuman Kelulusan CPNS

Pelaku merekayasa kolom besi coran menggunakan tiga rangkaian besi, padahal seharusnya diisi dengan empat rangkaian besi.

Kedua. Bahan baku pasir.

Halaman
123
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved