BPBD Kabupaten Mojokerto Imbau Bencana Banjir, Ini Daftar Sungai Yang Rawan Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bencana banjir karena sejumlah sungai

BPBD Kabupaten Mojokerto Imbau Bencana Banjir, Ini Daftar Sungai Yang Rawan Banjir
Febrianto/Tribunjatim
Sejumlah masyarakat Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, membersihkan sungai ledeng yang tercemar akibat sampah rumah tangga dan limbah plastik Senin pagi (11/11/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat untuk mewaspadai bencana banjir karena sejumlah sungai di Kabupaten Mojokerto dipenuhi sampah. Himbauan ini menyusul lantaran musim penghujan akan segera datang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya, wilayah Jawa Timur termasuk Kabupaten Mojokerto diperkirakan memasuki perubahan musim.

"Yakni dari kemarau ke musim penghujan," ungkapnya, Senin (11/11/2019).

Masih kata Zaini, musim penghujan dapat memicu terjadinya hidrometeorologi. Seperti bencana tanah longsor, banjir, angin kencang maupun bencana pancaroba. Seperti angin puting beliung serta beberapa faktor dari lingkungan yang tak terawat dengan baik. Ahli fungsi hutan, kebakaran hutan dan lahan serta buang sampah sembarangan.

"Bapak Wakil Bupati sudah mengirim surat ke OPD terkait untuk ditindaklanjuti. Karena awal pergantian musim diikuti dengan bencana hidrometeorologi, seperti yang terjadi di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Sabtu pekan kemarin. Selain itu, juga untuk diwaspadai beberapa sungai terdampak banjir tahun 2018 yang belum dibenahi," katanya kepada Tribunjatim.com.

Mulai Ada Calo Pemberkasan CPNS, BKD Jatim Tegaskan Tak Ada Pengumpulan Berkas Manual

LINK 44 Instansi yang Umumkan Rincian Formasi & Syarat Daftar CPNS 2019, Pendaftaran Dibuka Hari Ini

16 Syarat Umum Seleksi CPNS 2019 yang Harus Dipenuhi, Pelamar Pria & Wanita Dilarang Memiliki Tato?

Ini lantaran, lanjut Zaini, kondisi sejumlah sungai di Kabupaten Mojokerto yang penuh sampah, tumbuhan enceng dan lainnya sehingga rawan banjir.

Diantaranya, Kali Kedung Soro dan Kali Margoyoso di Kecamatan Kemlagi, Kali Watu Dakon dan Kali Brangkal anak Sungai Brantas di Kecamatan Sooko.

Avor Wonoayu di Kecamatan Jetis, Kali Manting di Kecamatan Jatirejo, Kali Lamong di Kecamatan Dawarblandong, Kali Pikatan di Kecamatan Pacet, anak Sungai Sadar dan Kali Curah Kelengkeng di Kecamatan Ngoro, anak Sungai Sadar, Kali Pasinan dan Kali Janjing di Kecamatan Pungging. (Febrianto/Tribunjatim.com)

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved