Dalam Sebulan, Polres Kediri Kota Tangkap 20 Tersangka Narkoba dan Obat Keras

Dalam sebulan Satresnarkoba Polres Kediri Kota mengungkap 15 kasus serta mengamankan 20 tersangka. Rinciannya, 8 kasus narkotika dengan 13 tersangka

Dalam Sebulan, Polres Kediri Kota Tangkap 20 Tersangka Narkoba dan Obat Keras
(Surya/Didik Mashudi)
Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana saat gelar kasus ungkap narkoba, Senin (11/11/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Dalam sebulan Satresnarkoba Polres Kediri Kota mengungkap 15 kasus serta mengamankan 20 tersangka. Rinciannya, 8 kasus narkotika dengan 13 tersangka dan 7 kasus dengan 8 tersangka peredaran obat keras.

Ke 20 tersangka yang diamankan petugas terdiri 18 pria dan 2 perempuan diperlihatkan kepada awak media saat gelar kasus di Ruang Rupatama Mapolres Kediri Kota, Senin (11/11/2019).

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana menjelaskan, dari tangan para tersangka petugas telah mengamankan barang bukti berupa 11,65 gram sabu-sabu dan 1.369 butir pil dobel L.

"Dari 20 tersangka yang kita amankan ada kategori sebagai pengguna dan pengedar narkoba. Sehingga pasal yang dikenakan berbeda," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara latar belakang para tersangka pengguna dan pengedar narkotika dari kalangan swasta. Terkait banyaknya kalangan swasta yang terjerat kasus narkoba bakal didalami kepolisian.

Atap SDN Gentong Kota Pasuruan Ambruk, 2 Orang Jadi Tersangka, Tak Punya Basic Konstruksi Bangunan

Cara Sadis Bu Guru Ajak Muridnya Hubungan Dewasa Bertiga, Mulanya Diajak ke Kos Lalu Dipaksa

Gagal Seleksi Berkas Padahal Syarat Sudah Sesuai? Tenang, BKN Beri Waktu Sanggah Bagi Pelamar CPNS

Kapolres mencontohkan, kalangan tukang ada kecenderungan memakai obat keras dan narkoba.

"Kami akan mendalaminya mengapa sampai menjadi tren seperti saat ini," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Petugas akan mendalami, mereka menggunakan narkoba dan obat keras akibat suruhan orang lain atau dorongan karena harus bekerja keras sehingga memakai obat keras.

"Masalah ini bakal bahas dengan pihak terkait di Kediri," jelasnya.

Sementara asal narkotika dan obat keras sesuai keterangan tersangka berasal dari luar kota. Ada dugaan Kota Kediri menjadi tempat transitnya karena banyak hotel dan tempat hiburan malam.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved