Penemuan Tulang Manusia di Mojokerto, Polisi Sisir Sungai Brangkal Hingga 500 Meter Cari Kerangka

Penemuan Tulang Manusia di Mojokerto, Polisi Sisir Sungai Brangkal Hingga 500 Meter Cari Kerangka.

Penemuan Tulang Manusia di Mojokerto, Polisi Sisir Sungai Brangkal Hingga 500 Meter Cari Kerangka
TRIBUNJATIM.COM/FEBRIANTO RAMADANI
Petugas Polresta Mojokerto beserta sejumlah relawan, melakukan penyisiran sepanjang 500 meter di sungai brangkal pinggir Jalan Riyanto, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Selasa siang (12/11/2019). 

Penemuan Tulang Manusia di Mojokerto, Polisi Sisir Sungai Brangkal Hingga 500 Meter Cari Kerangka

TRIBUNMOJOKERTO.COM, PRAJURITKULON - Polres Mojokerto Kota lakukan penyisiran di Sungai Brangkal Mojokerto, pinggir Jalan Riyanto, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, Selasa siang (12/11/2019).

Penyisiran tersebut dilakukan setelah penemuan tulang manusia pada awal Oktober lalu.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Ade Warokka mengatakan, penyisiran dilakukan untuk pencarian kerangka manusia yang diduga masih di Sungai Brangkal. 

Masuk Musim Hujan, BPBD Mojokerto Waspadai 4 Kecamatan Ini Masuk Daerah Rawan Longsor & Banjir

Pria asal Malang Ini Terima Bangkai Ayam dari Peternak Mojokerto, Siap Jual Keburu Diciduk Polisi

Sudah Dibuka Penerimaan CPNS di Kota Mojokerto, Simak Ketentuan dan Persyaratan Lewat Website Ini

“Penyisiran dilakukan sepanjang 500 meter di sisi selatan dan utara sungai,” ungkapnya, Selasa (12/11/2019).

Masih kata Kasat, penyisiran dilakukan untuk mendapatkan kemungkinan kerangka atau tulang-tulang lain di lokasi tersebut.

Dari hasil uji forensik pihak kepolisian, tulang yang ditemukan pada awal bulan Oktober lalu, merupakan bagian dari kerangka manusia. Potongan tulang paha dan tulang betis tersebut diperkirakan meninggal tahun 2004.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Ade Warokka menambahkan, hasil uji forensik, pemilik tulang itu berjenis kelamin laki-laki.

 “Pada saat meninggal diperkirakan usianya 39-40 tahun dan korban diperkirakan meninggal pada tahun 2004,” ungkapnya.

Masih kata Kasat, hal itu dikuatkan dari hasil pemeriksaan saksi mata, Muhammad Sofi Abdillah yang menemukan potongan tulang tersebut. Saksi mata mengatakan, ia sudah mengetahui keberadaan tulang tersebut sejak beberapa tahun sebelumnya.

“Saat itu, saksi masih duduk di bangku sekolah dasar dan saat ini saksi mata sudah duduk di bangku SMA. Awal bulan Oktober lalu, dia kembali ke Sungai Brangkal dan menemukan kerangka tersebut. Dari laporan itu kemudian kami tindak lanjuti,” katanya

Meski tak menemukan hasil dalam penyisiran kali ini, serta minimnya informasi, AKP Ade Warokka mengaku, tetap mendalami temuan tulang manusia tersebut.

Sebelumnya, potongan tulang ditemukan warga di pinggir Sungai Brangkal, Jalan Riyanto, Lingkungan Mergelo, Kelurahan Prajurit Kulon, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. RSU Dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto berhasil mengidentifikasi jenis dan bentuknya.

Yakni tulang pelvis (panggul), tulang clavicula (selangka), tulang, tulang rusuk, tulang Genu (sendi), tulang cruris (tungkai) dan tulang shoulder (bahu). Potongan tulang manusia yang terdiri dari beberapa bagian dan buah tersebut.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved