Permintaan Tisu dan Kertas Tinggi, Suparma Investasi USD 25 Juta Datangkan Mesin Baru dari Polandia

Permintaan Tisu dan Kertas Tinggi, Suparma Datangkan Mesin Baru dari Polandia Dengan Investasi USD 25 Juta.

Permintaan Tisu dan Kertas Tinggi, Suparma Investasi USD 25 Juta Datangkan Mesin Baru dari Polandia
TRIBUNJATIM/MUJIB ANWAR
Hendro Luhur Direktur PT Suparma Tbk (kanan) menunjukkan produk tisu andalannya, didampingi jajaran direksi dan komisaris, Kamis (14/11/2019) di Surabaya. 

Permintaan Tisu dan Kertas Tinggi, Suparma Datangkan Mesin Baru dari Polandia Dengan Investasi USD 25 Juta

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Untuk memenuhi kebutuhan pasar kertas dan tisu yang besar, baik domestik maupun ekspor, PT Suparma Tbk, perusahaan kertas dan tisu asal Surabaya kembali mendatangkan mesin kertas baru untuk menggenjot produksi.

Direktur PT Suparma Tbk Hendro Luhur mengatakan, mesin kertas baru tersebut akan didatangkan dari Polandia dengan nilai investasi mencapai USD 25 juta. Mesin ini akan menjadi mesin nomor 10 yang dimiliki perseroan.

"Bulan April tahun depan (2020) kita harapkan mesin kertas baru sudah tiba di pabrik," ujarnya, saat paparan capaian kinerja PT Suparma Tbk, Kamis (14/11/2019) di Surabaya.

Menurut Hendro Luhur, pentingnya keberadaan mesin baru, karena untuk produk wrapping kraft, saat ini permintaannya sangat tinggi sehingga membuat pihaknya kewalahan untuk melayani pemesanan.

"Karena dasar itulah, perseroan akhirnya memutuskan untuk mendatangkan mesin baru dari Polandia tersebut," bebernya.

Dijelaskan, rencananya mesin kertas baru tersebut sudah mulai beroperasi dan melakukan produksi wrapping kraft atau kertas coklat bungkus makanan dan hand towel pada akhir bulan Oktober 2020.

Dengan kapasitas produksi yang diperkirakan mencapai 54.000 MT per tahun. Sehingga total kapasitas terpasang total naik dari semula 250.900 MT menjadi 304.900 MT, alias naik sebesar 21,5 persen.

Khusus mesin baru, produksi diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik sebesar 60 persen dan 40 persennya untuk pasar luar negeri.

"Ini sangat penting untuk memenuhi besarnya kebutuhan pasar tisu saat ini," tegas Hendro Luhur.

Untuk pasar domestik, PT Suparma Tbk masih tetap fokus menggarap ceruk pasar di wilayah Jawa yang cukup besar.

Halaman
123
Editor: Mujib Anwar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved