Peserta Honda DBL Camp 2019 Lolos Seleksi Top 100, Ada 7 Boys dan 6 Girls dari Surabaya

100 campers terpilih dan terdiri dari Top 50 Boys dan Top 50 girls ini mengikuti pelatihan hari ketiga.

Penulis: Hefty Suud | Editor: Elma Gloria Stevani
DBL Indonesia
BERKOMPETISI - Campers Honda DBL 2019 memulai latihan fisik yang dipimpin oleh Andrew Vlahov, dan tim WBA Australia. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Honda DBL Camp 2019 telah memasuki hari ketiga, Kamis (14/11/2019).

234 student athlete serta pelatih basket sekolah terbaik dari 30 kota dan 22 provinsi berkumpul di Surabaya dalam helatan Honda DBL Camp 2019.

Bertempat di DBL Academy Pakuwon Mall, Surabaya, mereka akan mengikuti pelatihan selama lima hari, tepatnya 12 -16 November 2019.

100 campers terpilih dan terdiri dari Top 50 Boys dan Top 50 girls ini mengikuti pelatihan hari ketiga.

Langkah Surabaya Sambut Piala Dunia U-20, Latih Penerjemah hingga Promosikan Lumpia Stadion

Dalam Top 50 Boys, ada tujuh yang tercatat berasal dari Surabaya.

Ialah Kevin Otniel dan Bagoes Hadi Prasetyo dari SMAN 2 Surabaya, Muhammad Adhim Ramadhan dari SMAN 16 Surabaya, Marcellino Bonfilio dan Antony Neuville dari SMA ST Loius 1 Surabaya, Charles Christian Kurniawan dari SMA IPH East Surabaya, terakhir ada Chalsen Vierry dari SMA Gloria 1 Surabaya.

Sementara, dalam Top 50 Girls, ada enam yang tercatat berasal dari Surabaya.

Tiga perwakilan dari SMA Gloria 1 Surabaya, yaitu Erlita Christiana, Mellisa Erika, dan Ivana Ardelia.

Dua dari Nation Star Academy Surabaya, ialah Evelyn Fiyo dan Erica Adiyanto.

Terakhir ada Christina Michelle Susanto dari SMA St Louis 1 Surabaya.

Mereka masih harus bekerja keras untuk dapat masuk dalam Honda DBL All Star 2019.

Pasalnya, hanya ada 12 boys dan girls yang bisa masuk dalam tim elit tersebut dan berkesempatan menimba pengalaman basket di Amerika.

POLRI Buat Gebrakan Baru, Pemohon Dapat Mengurus SKCK Via Online, Siap Tes CPNS & Melamar Kerja!

"Untuk bisa lolos, para campers mesti punya prinsip hard work dan discipline. Mereka harus bisa mengerti intruksi dari para pelatih, dan memahami permainan," ujar Dimaz Muharri, head coach DBL Academy, dikutip dari siaran pers yang diterima TribunJatim, Rabu (13/11/2019).

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved