Inilah Syaratnya jika Warga Surabaya Mau Ikutan Bedah Rumah

Pemkot Surabaya melalui Dinas Sosial Surabaya akan mencari 1.000 rumah tidak kayak huni. Mereka akan diikutkan Program Rehabsos Rutilahu atau rehabili

Inilah Syaratnya jika Warga Surabaya Mau Ikutan Bedah Rumah
TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDS SYAHBANA
Anggota TNI yang tergabung dalam Program TMMD ke -104 memperbaiki rumah tak layak huni di Desa Larangan Kerta, Kecamatan Batuputih Sumenep. Minggu, (17/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya melalui Dinas Sosial Surabaya akan mencari 1.000 rumah tidak kayak huni. Mereka akan diikutkan Program Rehabsos Rutilahu atau rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni tahun 2020. Namun hanya rumah dengan kondisi tertentu yang berhak atas bedah rumah ini.

Tidak hanya itu, ada ketentuan tambahan yang wajib disertakan oleh pemilik rumah.

"Yang jelas mereka yang berhak atas Rehabsos Rutilahu adalah warga Surabaya yang masuk kategori masyarakat berpendapatan rendah (MBR)," terang Kabid Kesejahteraan Sosial Dinsos Surabaya Bagus Supriyadi.

Kalau tidak masuk dalam kategori MBR yang sudah masuk daftar List pemkot, setidaknya mereka mengantongi surat keterangan tidak mampu (SKTM). Selama ini Pemkot Surabaya mengeluarkan semacam SK bagi warga yang tergolong MBR. By nama By adress.

Selain itu, mereka yang berhak atas Program bedah rumah adalah warga asli Surabaya. Rumah yang mereka tempati tidak wajib bersertifikat atau cukup dokumen tanah petok D.

Miswar Saputra Ungkap Kunci Gagalkan Penalti Marc Klok dan Bawa Persebaya Menang 3-2 atas PSM

Solar Langka di Gresik, Sekali Datang Langsung Diserbu Truk

Ternyata, Anggaran Ideal di Pilwali Surabaya: Awey Sebut Angka 70 Miliar, Soetjipto Cukup 30 Miliar

"Dan yang penting, rumah itu tidak dalam sengketa. Semua terkait persyaratan itu diperkuat dengan keterangan dari kelurahan setempat. Terutama mengenai rumah sengketa tersebut," kata Bagus kepada Tribunjatim.com.

Syarat itu harus dilengkapi untuk diproses oleh Unit Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (UPMK). Unit kelurahan inilah sebagai pelaksana bedah rumah di bawah Dinsos. Bahkan saat dana cair untuk bedah rumah juga melalui rekening UPMK yang ada di setiap kelurahan.

Bagiamana caranya jika sudah memenuhi syarat tadi, warga diminta menunggu karena bedah rumah itu akan dikerjakan lembaga UMDK. Lembaga ini yang juga menyurvei penerima Program bedah rumah Pemkot Surabaya.

Layak tidaknya rumah untuk dibedah bergantung hasil pengamatan Lembaga UMDK tersebut. Lantas berapa bantuan bedah rumah untuk setiap rumah berhak atas dana Rehabsos Rutilahu itu.

Bagus menjelaskan bahwa dana yang berhak diterima untuk satu bedah rumah sebesar Rp 30 juta merata.

"Ini berlaku untuk semua rumah yang masuk rekomendasi Rutilahu. Nominal ini untuk rehabilitasi rumah agar lebih baik Dan sehat," Bagus kepada Tribunjatim.com. (Faiq/Tribunjatim.com)

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved