Santri IIBS Malang Rancang Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Zebra Cross

Dua santri Tazkia International Islami Boarding School (IIBS) Malang, meraih juara 1 dalam lomba karya teknologi di Universitas Negeri Surabaya

Istimewa
Dua santri Tazkia IIBS Malang yang meraih prestasi di Unesa dengan berupa karya tulis energi alternatif - Foto/humas Tazkia IIBS Malang 

TRIBUNJATIM.COM, DAU - Dua santri Tazkia International Islami Boarding School (IIBS) Malang, Ipangga Hulian dan Affan Najih meraih juara 1 dalam lomba karya teknologi di Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Mereka mengangkat karya tulis tentang "Pemanfaatan Energi Terbuang pada Zebra Cross sebagai Sumber Energi Listrik".

"Kami membuat ini karena melihat banyak energi terbuang di jalanan," jelas Ipangga, Senin (18/11/2019) dalam rilis yang dikirim humas Tazkia ke suryamalang.com.

Dengan memanfaatkan energi kinetik yang dihasilkan dari energi terbuang di jalan raya yaitu dari kendaraan yang melewati zebra cross, maka bisa dihasilkan energi alternatif.

(Peringati Hari Bioetika Dunia, FK Universitas Airlangga Bahas Keragaman Budaya: Modal Berkembang)

Energi tersebut akan dimanfaatkan dengan merubahnya menjadi energi mekanik melalui media yang dirancang pada zebra cross.

“Selanjutnya, sumber energi listrik tersebut disimpan dalam bentuk baterai," jelas dia. Namun dijelaskan sejauh ini belum ada penelitian yang mengembangkan sumber energi pada zebra cross.

Diharapkan, dengan adanya pemanfaatan energi terbarukan tersebut, maka krisis energi bisa terkurangi dengan adanya sumber energi listrik alternatif di sekitar area yang dipasangkan alat konversi energi ini.

Jika alat itu dipasangkan, manfaatnya adalah membantu mendisiplinkan pengguna jalan terutama di area zebra cross.

Dijelaskan santri kelas XII SMA Tazkia itu, teknik konversi energi yang efektif digunakan pada kondisi di Indonesia adalah teknik induksi elektromagnetik dengan modifikasi pada rangkaian alat yang akan ditanamkan dibawah zebra cross.

"Kami berharap karya ini bisa menjadi sumbangsih kami untuk membuat energi terbarukan," kata dia.

Reporter: Surya/Sylvianita Widyawati

(Produksi Jagung Hibrida Madura 3 Inovasi Universitas Trunojoyo Madura Tembus 7 Ton Per Hektare)

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved