Bank Commonwealth: Iklim Investasi Positif, Investasi Portofolio Lebih Dinamis

Kondisi iklim investasi positif yang dinyatakan Bank Commonwealth dapat dimanfaatkan untuk menjadikan investasi yang lebih dinamis.

Bank Commonwealth: Iklim Investasi Positif, Investasi Portofolio Lebih Dinamis
ISTIMEWA
Ivan Jaya sebagai Head of Wealth Management & Client Growth Bank Commonwealth menyatakan Bulan November 2019 merupakan Iklim investasi yang posiitif. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bank Commonwealth berada dalam iklim investasi yang positif pada bulan November 2019.

Kondisi iklim investasi positif yang dinyatakan Bank Commonwealth dapat dimanfaatkan untuk menjadikan investasi yang lebih dinamis.

Head of Wealth Management & Client Growth Bank Commonwealth, Ivan Jaya mengatakan, iklim investasi yang mulai bergerak positif seiring dengan surutnya tensi ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok menyangkut sengketa perang dagang ditambah optimisme pembentukan kabinet Indonesia Maju yang pernuh warna, membuat komposisi portofolio investasi dapat lebih dinamis bagi para investor.

Ganti Kerugian Stadion GBT, Pihak Manajemen Persebaya Terima Donasi Bonek

Terkait dengan kondisi iklim investasi positif, Bank Commonwealth merekomendasikan investor untuk lebih dinamis lagi dalam mengalokasikan portofolio investasi ke instrumen obligasi maupun reksadana saham dengan tetap memperhatikan profil resiko para investor.

"Kita tawarkan ivestasi obligasi dan reksa dana saham karena mayoritas hasil laporan pendapatan perusahaan penghuni indeks S&P 500 menunjukkan hasil yang lebih positif dibandingkan dengan perkiraan," kata Ivan Jaya saat ditemui wartawan TribunJatim.com pada, Senin (18/11/2019).

Penawaran investasi yang dilakukan Bank Commonwealth tersebut juga di dukung dengan kondisi terkait kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang sedang melonggarkan kebijakan moneter.

"The Fed melonggarkan kebijakannya yaitu terkait turunnya suku bunga. Kondisi ini akan membuat sentimen positif untuk pasar investasi," ujarI Ivan Jaya.

Sementara, kondisi lain yang membuat investasi lebih dinamis dibulan November 2019 adalah pada bulan Oktober lalu investor juga melihat perkembangan Brexit dengan hati yang tenang, seiring dengan diterimanya usulan kesepakatan antara Inggris Raya dan Uni Eropa.

"Walaupun kesepakatan tersebut masih belum mendapatkan persetujuan dari parlemen Inggris, setidaknya Uni Eropa kembali menyetujui permohonan Inggris untuk memperpanjang tenggat waktu Brexit hingga Januari 2020," pungkas Ivan Jaya.

Monyet Lepas Hebohkan Warga Jambangan, Gigit Tangan Petugas, Bercucuran Darah & Dilarikan ke RS

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved