Elvira Damayanti M Noer Jadi Tulang Punggung Keluarga Seusai Gabung GrabCar

Elvira Damayanti M Noer Jadi Tulang Punggung Keluarga Seusai Gabung GrabCar. Ibu satu orang anak ini rela banting tulang

Elvira Damayanti M Noer Jadi Tulang Punggung Keluarga Seusai Gabung GrabCar
Istimewa/ TribunJatim.com
Elvira Damayanti M Noer Jadi Tulang Punggung Keluarga Seusai Gabung GrabCar 

TRIBUNJATIM, SURABAYA - Ibu adalah bidadari surga yang dikirimkan untuk menjaga, mendidik, dan membimbing anak-anaknya agar kelak menjadi orang yang berguna. Namun, banyak juga Ibu yang menjadi pelopor emansipasi wanita dengan menjadi tulang punggung keluarga.

Seperti halnya Elvira Damayanti M Noer.

Ibu satu orang anak ini rela banting tulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Kerja keras memang tidak mengenal waktu dan usia. Namun, perempuan kelahiran Surabaya, 5 November 1970 ini tidak pernah sedikitpun mengeluh dan menyerah. Wajahnya selalu dihiasi senyuman, meski kadang lelah sering menderanya.

Perempuan yang akrab disapa Vira ini sebelumnya adalah seorang ibu rumah tangga biasa, hingga saat suaminya terkena stroke dua tahun lalu. Tanggung jawab mencari nafkah beralih pada Vira.

Kini Vira tidak hanya ibu rumah tangga biasa, tetapi juga merangkap sebagai kepala rumah tangga. Vira menjadi satu-satunya orang yang bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, suami, anak, dan ibunya. “Saya anak sulung dari tiga bersaudara. Semenjak ayah saya meninggal, ibu saya ikut tinggal bersama saya dan menjadi tanggung jawab saya,” tuturnya.

Suami yang sedang sakit, anak yang masih sekolah, dan ibu yang sudah renta membuat Vira harus terus berjuang demi mencukupi kebutuhan anggota keluarganya.

“Sebelumnya saya hanya ibu rumah tangga biasa, tidak bekerja sama sekali. Tetapi sejak suami sakit saya terus berpikir, apa ya yang bisa menghasilkan uang dan bisa mencukupi kebutuhan keluarga? Tetapi dengan adanya tiga tanggungan, saya harus bisa mencari pekerjaan yang bisa menghidupi kami semua. Apalagi di usia saya saat ini tentu bukan hal mudah untuk mendapatkan pekerjaan,” jelasnya.

Sampai pada suatu ketika adik laki-laki Vira yang bekerja sebagai mitra pengemudi GrabCar mengajak Vira untuk mencoba menjadi mitra pengemudi GrabCar. Hal ini ternyata bukan tanpa alasan. Vira mengaku memang hobi menyetir mobil. Bahkan ia sudah bisa mengendarai mobil sejak SMA.

“Saya kemudian berpikir, kenapa tidak dari nyetir ini untuk mencari nafkah. Apalagi sekeluarga bergantung pada saya. Selain itu, saya juga melihat adik saya menggantungkan hidupnya dari penghasilan nge-Grab. Saya memastikan, memang bisa menghasilkan dari sini saja? Dia bilang bisa. Akhirnya saya coba dan alhamdulillah bisa bergabung menjadi mitra. Setelah bergabung ternyata kok menyenangkan. Penghasilannya juga alhamdulillah, bisa untuk asap dapur juga,” bebernya.

Awal mulai bekerja menjadi mitra GrabCar memang tidak mudah. Vira mengaku butuh waktu untuk melakukan penyesuaian. Hal ini dikarenakan, selain bertugas mencari nafkah, Vira tetaplah seorang istri, ibu dan anak yang harus mengurus segala macam kebutuhan suami yang sedang sakit hingga keperluan anak dan ibunya. “Alhamdulillah sekarang sudah lumayan. Suami sudah bisa pakai tongkat sendiri dari awalnya hanya rebahan saja,” katanya.

Halaman
12
Editor: Januar AS
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved