Perizinan Buka Gerai Baru di Malang Terhambat, PT Lotte Grosir Indonesia Surati Presiden Jokowi 

PT Lotte Grosir Indonesia mengirim surat Presiden Jokowi soal perizinan pembukaan gerai baru di Malang yang kini terhambat

Perizinan Buka Gerai Baru di Malang Terhambat, PT Lotte Grosir Indonesia Surati Presiden Jokowi 
TRIBUNJATIM.COM/AMINATUS SOFYA
Lokasi yang rencananya dijadikan gerai baru Lotte Grosir di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - PT Lotte Grosir Indonesia baru saja mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo.

Isinya, meminta Presiden Jokowi melancarkan proses perizinan pembukaan gerai baru mereka di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang yang kini terhambat.

"Intinya kami meminta kepada Presiden bahwa dengan percepatan yang digaungkan selama ini, seharusnya proses perizinan saya ini tidak terhambat," tutur perwakilan PT Lotte Grosir Indonesia, Punto Wijaya, Selasa (19/11/2019).

Pemkab Malang Bantah Ganjal Izin PT Lotte Grosir Indonesia

Menurut Punto, perizinan pembukaan gerai Lotte Grosir di Singosari terhalang izin yang tak kunjung dikeluarkan oleh Dinas PTSP Kabupaten Malang.

Padahal, 80 persen tahap perizinan yang diminta telah ditaati termasuk terbitnya izin lokasi (KRK) dari Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang dengan nomor 650/128/35.07/2019 dan Amdal Lalu Lintas dari Dirjen Perhubungan Darat.

"Seharusnya sesuai peraturan itu sewaktu saya mengajukan izin lokasi, jika tidak ada sanggahan dari Dinas PTSP tiga hari maka perizinan saya itu sebetulnya sah," kata dia.

Balasan Gibran Saat Nama Anaknya, Cucu Jokowi Dibilang Aneh, Soal Jan Ethes Juga Tak Tinggal Diam

Ia mengatakan Dinas PTSP beralasan tidak dapat mengeluarkan izin kepada Lotte Grosir karena terhalang Pasal 10 ayat 2 huruf a Perda Nomor 3 Tahun 2012.

Dalam pasal itu, disebutkan pendirian pusat perbelanjaan dan toko modern harus penanaman modal dalam negeri.

Padahal dalam UU Nomor 25 Tahun 2007 kata Punto, penanam modal dalam negeri dan modal asing harus diperlakukan sama.

"Awalnya alasannya karena jarak. Padahal jarak kami dengan pasar tradisional sudah sejauh 1,9 km. Akhirnya mereka beralasan bahwa terhalang Perda itu," ucapnya.

Puskesmas Bareng Kota Malang Akan Dipindah, Akses Jalannya Sempit sampai Evakuasi Pasien Pun Sulit

Halaman
12
Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved