Puluhan Buruh Outsourcing PT PGS Jombang Geruduk Disnakertrans, Protes Minta Gaji Sesuai UMK

Puluhan buruh lepas PT PGS Jombang geruduk kantor disnakertrans protes upah yang jaduh di bawah UMK Jombang.

Penulis: Sutono | Editor: Arie Noer Rachmawati
SURYA/SUTONO
Puluhan buruh outsourching PT SGS Jombang demo di Kantor Disnakertrans Jombang minta gaji sesuai UMK. 

TRIBUNJOMBANG, JOMBANG - Puluhan buruh lepas atau pekerja outsourcing PT Sumber Graha Sejahtera (SGS), Desa/Kecamatan Diwek, Jombang, berdemonstrasi di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), Rabu (20/11/2019).

Para buruh yang berasal dari pihak ketiga ini, menuntut Dinas Nakertrans memperjuangkan mereka agar diberi upah setara upah minimum kabupaten (UMK).

Selama ini, mereka mengaku menerima upah jauh di bawah UMK setempat.

Usulan UMK 2020 Sidoarjo, Pasuruan, Blitar Ditolak Khofifah, Terlalu Tinggi Lebih dari 8,51 Persen

Koordinator aksi sekaligus Ketua SBPJ GSBI (Gabungan Serikat burh Indonesia) Jombang, Hadi Purnomo mengatakan, sejauh ini, upah yang diterima para buruh lepas ini hanya berkisar Rp 1,6 juta per bulan.

Adapula, yang masih menerima Rp 1,4 juta.

Padahal, UMK Jombang 2019 ini sudah mencapai Rp 2,44 juta per bulan.

Ratusan Buruh Geruduk Kantor Disnaker Mojokerto, Suarakan Kenaikan UMK di Jatim Hingga 20 Persen

"Kami minta semua dibayar sesuai dengan UMK, karena nilai Rp 1,4 - 1,6 juta itu masih jauh di bawah standar UMK," ujar Hadi di sela aksi demo.

Hadi juga mengatakan, di PT SGS perusahaan yang bergerak di bidang kayu olahan ini, ada sebanyak 500 - 600 buruh yang dipekerjakan secara lepas (outsourcing).

Rata-rata mereka menerima upah tidak sesuai dengan standar minimum di daerah tempatnya bekerja.

"Setiap tahun banyak persoalan sebenarnya di PT SGS. Jadi permasalahan buruh semakin menumpuk belum terselesaikan, semua merugikan pihak buruh utamanya yang lepas, kalau yang pekerja tetap, gajinya sudah sesuai UMK," terangnya.

BREAKING NEWS Gubernur Khofifah Umumkan UMK Jatim 2020, Tertinggi Masih UMK Surabaya

Kepala Dinas Nakertrans Jombang, Purwanto berjanji segera menindaklanjuti aspirasi para buruh outsourcing ini.

Hanya saja, dia menyebut sistem penggajian UMK tersebut memang berlaku bagi buruh yang bekerja di atas kurun waktu satu tahun.

Sehingga, sambungnya, jika yang menerima upah di bawah UMK ini masa kerjanya belum genap satu tahun bekerja, masih bisa dimaklumi.

"Aturan UMK ini untuk pekerja yang telah satu tahun bekerja. Mungkin mereka (yang demo ini) belum satu tahun, dan biasanya itu akan naik secara bertahap. Tapi intinya nanti akan akan cek lagi seperti apa kondisi sebenarnya," pungkas Purwanto. (Surya/Sutono)

UMK Surabaya 2020 Bakal Capai Rp4,2 Juta, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan Masuk Ring 1

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved