Mie Ikut Picu Inflasi Jember Bulan November

Mie menjadi salah satu komoditas pemicu inflasi Kabupaten Jember bulan November tahun 2019

Mie Ikut Picu Inflasi Jember Bulan November
sri wahyunik/surya
Daftar inflasi di Kabupaten Jember 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Mie menjadi salah satu komoditas pemicu inflasi Kabupaten Jember bulan November tahun 2019.

Selain mie, daging ayam ras dan telur ayam ras juga masih tetap menjadi pemicu inflasi di bulan November. Bersama ketiga komoditas itu, ada juga bawang merah, dan tomat sayur juga ikut andil memicu angka inflasi Jember bulan November.

Angka inflasi Kabupaten Jember bulan November 2019 mencapai 0,28 persen.

"Komoditas yang memberikan andil terbesar terjadinya inflasi di bulan November adalah daging ayam ras, bawang merah, tomat sayur, telur ayam ras, dan mie," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jember Arif Joko Sutejo saat rilis bulanan perkembangan indeks harga konsumen (inflasi) Jember, Senin (2/12/2019).

Selain kelima komoditas di atas, ada juga rokok kretek, kacang panjang, rokok kretek filter, labu siam, dan ketimun juga menjadi pemicu inflasi di bulan November.

"Mungkin karena ada peringatan hari besar keagamaan, seperti Maulid Nabi sehingga seperti mie juga menjadi pemicu inflasi," imbuh Arif kepada Tribunjatim.com.

KILAS KRIMINAL JATIM: Ayah Tiri Tiduri Siswi di Tulungagung hingga Penggrebekan Kos Mesum di Kediri

Babak Pertama Madura United Vs Persebaya, Bomber Tajam Asal Brasil Cetak Gol, Bajul Ijo Unggul 0-1

Angin Puting Beliung & Hujan Deras, Sejumlah Pohon & Tiang Listrik Roboh di Ruas Jalan di Jombang

Angka inflasi bulan November Kabupaten Jember lebih tinggi dibandingkan angka inflasi Jawa Timur (0,23 persen), dan Nasional yang mencapai 0,15 persen.

Dari pantauan Surya, beberapa komoditas yang memicu inflasi di bulan November, harganya masih relatif naik di bulan Desember ini. Seperti harga telur ayam ras yang bertengger di harga Rp 25.000 per Kg, naik dari harga sebelumnya Rp 23.000. Harga tomat sayur juga mengalami kenaikan.

Sementara itu, beberapa komoditas harganya mengalami penurunan sehingga memicu deflasi antara lain apel, cumi-cumi, udang basah, cabai merah, telepon seluler, cabai rawit, emas perhiasan, pasta gigi, wortel, dan jagung muda.

"Harga emas perhiasan ini memang relatif cenderung turun," pungkas Arif kepada Tribunjatim.com. (Sri Wahyunik/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved