Kakanim Surabaya Ikuti Raker Kolaborasi & Evaluasi Kinerja Kanwil Kemenkumham Jatim di Banyuwangi

Kakanim Surabaya Ikuti Raker Kolaborasi & Evaluasi Kinerja Kanwil Kemenkumham Jatim di Banyuwangi.

Kakanim Surabaya Ikuti Raker Kolaborasi & Evaluasi Kinerja Kanwil Kemenkumham Jatim di Banyuwangi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Berfoto bersama seusai Evaluasi Kinerja tahun 2019 Kanwil Kemenkumham Jatim di Banyuwangi 

TRIBUNBANYUWANGI.COM, BANYUWANGI - Kakanim Surabaya Barlian turut menghadiri Rapat Kerja Kolaborasi dan Evaluasi Kinerja tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenkumham Jatim.

Acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Ketapang Indah ini diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Tugas  dan pejabat struktural di lingkungan Kanwil, serta Kepala Biro Keuangan Wisnu Nugroho Dewanto dan Kepala Biro BMN Haris Sukamto.

Acara yang dibuka dengan tarian khas adat Banyuwangi berlangsung  mulai tanggal 2-4 Desember.

Yuk Intip Kopi Uthek Khas Desa Banjar Banyuwangi, Wajib Didampingi Kepingan Gula Aren!

Di Banyuwangi KPK Ingatkan Warga Patuh Bayar Pajak

Bikin Betah! Nikmatnya Menyantap Kuliner Khas Banyuwangi Nasi Lemang di Pematang Sawah

Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati mengungkapkan, bahwa salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah untuk menindaklanjuti dan menyebarluaskan arahan Pimti di pusat serta menjadi media untuk saling bertukar ilmu antar peserta Rakor.

Selain itu, Corporate University (Corpu) menjadi isu paling aktual yang diangkat dalam kegiatan tersebut.

Rakor tersebut juga menjadi kesempatan Kakanwil Jawa Timur untuk melakukan evaluasi capaian kinerja jajarannya untuk menjadikan organisasi semakin maju dan lebih baik lagi.

Beliau berharap seluruh jajaran melakukan transformasi di berbagai bidang khususnya pelayanan publik.

Bagian menarik lainnya dari kegiatan  tersebut adalah dresscode pakaian pantai  peserta yang dipakai pada salah satu agenda kegiatan.

“Dengan menggunakan baju pantai ini akan mengingatkan kita bahwa ombak pada laut akan selalu ada begitupun dengan permasalahan-permasalahan duniawi. Namun, kita harus dapat mengatur seberapa tinggi ombak tersebut, jangan sampai menjadi tsunami bagi diri kita sendiri,”tuturnya.

Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved