Kisah Inspiratif

Kisah Pilu Dina Oktavia #5, Pemkot Surabaya Pastikan Intervensi Bantuan Kesehatan dan Psikolog

Keluarga Dina Oktavia (21) bersama bayinya Muhammad Pandhu Firmansyah atau Pandhu telah dipindahkan ke Rusun Gunungsari Surabaya, Selasa (3/12/2019).

TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Dina Oktavia saat pindah dari rumahnya di kawasan Jojoran menuju Rusun Gunungsari. 

Chandra Oratmangun menyebut, pendampingan psikologi itu juga untuk membuat Dina Oktavia kuat serta berdaya secara ekonomi.

Melihat semua bantuan yang telah diberikan kepada dirinya dan keluarga, Dina Oktavia mengucapkan rasa syukur yang tak henti-hentinya.

Sementara, ibunda Dina Oktavia terus berurai air mata sembari menggendong bayi Muhammad Pandhu Firmansyah.

Suasana haru pun pecah saat keluarga Dina Oktavia itu mulai berpamitan dengan tetangga sekitar.

"Alhamdulillah, senang dan bersyukur," kata Dina Oktavia.

Gadis 14 Tahun Dirudapaksa Ayah Kandungnya, Pelaku Ngaku Gauli Anak 2 Kali Seminggu Selama 3 Tahun

Dina Oktavia (21) saat menerima bantuan dari Wali Kota Surabaya yang diwakili Kepala DP5A, Chandra Oratmangun.
Dina Oktavia (21) saat menerima bantuan dari Wali Kota Surabaya yang diwakili Kepala DP5A, Chandra Oratmangun. (ISTIMEWA)

Ya, kini Dina Oktavia merasa bersyukur karena bisa tinggal di tempat layak bersama bayinya yang berusia lima bulan dan mengidap penyakit Hidrosefalus.

Dina Oktavia berharap dapat membuka usaha online kecil-kecilan sembari merawat anak semata wayangnya yang berkebutuhan khusus.

"Bersyukur banyak yang sayang Pandhu," tambah Dina Oktavia.

Diberitakan sebelumnya, Dina Oktavia (21) menanggung beratnya ujian hidup.

Pasalnya, Dina Oktavia harus merawat sang anak yang berkebutuhan khusus, seorang diri.

Halaman
1234
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved