Menteri Desa PDTT Bakal Hadir, Jambore Inovasi Cegah Stunting di Lamongan Diisi Lomba Foto & Yel

Menteri Desa PDTT Bakal Hadir, Jambore Inovasi Cegah Stunting di Lamongan Diisi Lomba Foto & Yel.

Menteri Desa PDTT Bakal Hadir, Jambore Inovasi Cegah Stunting di Lamongan Diisi Lomba Foto & Yel
SURYA/HANIF MANSHURI
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Lamongan, Khusnul Yaqin 

Menteri Desa PDTT Bakal Hadir, Jambore Inovasi Cegah Stunting di Lamongan Diisi Lomba Foto & Yel

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Lamongan mendapat perhatian dari Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar.

Menteri asal PKB dijadwalkan akan hadir dan menyaksikan Jambore Inovasi Cegah Stunting (JICS) di Waduk Gondang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Jumat, (6/12/2019) mendatang.

"Betul, Jambore Inovasi Cegah Stunting akan dihadiri Menteri Desa," ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Lamongan Khusnul Yaqin, Selasa, (3/12/2019).

Cara Beda Ujian Sekdes Desa Made Lamongan Pakai CBT, Kades Ingin yang Terpilih Tak Gagap Teknologi

Jelang Hadapi Persib Bandung, Pelatih Persela Lamongan Nil Maizar Optimistis Lanjutkan Trend Positif

Target Sukses, KPU Lamongan Buka Lomba Pembuatan Jingle dan Mascot Pilkada 2020

Menurut Khusnul, JICS yang digelar di Waduk Gondang Lamongan merupakan komitmen Badan PMD untuk menekan angka stunting di Kabupaten Lamogan.

"Pada JICS akan diisi dengan berbagai lomba yang diikuti oleh para kader pembangunan masyarakat dari seluruh kecamatan yang ada di Lamongan," ungkapnya.

Pesertanya nanti dibagi kecamatan-kecamatan, dan di setiap kecamatan itu nanti ada kader pembangunan masyarakat. Totalnya 462 kader, setiap desa ada 1 orang.

Jenis lomba yang akan dilaksanakan pada JICS, seluruhnya berkaitan dengan pengentasan stunting, mulai dari formula dalam memberikan makanan tambahan.

"Kemudian lomba foto cegah stunting, lomba yel-yel cegah stunting," katanya.

Lomba kapasitas pengetahuan mereka tentang stunting, ada juga lomba cerdas cermat umum yang isinya tentang stunting.

"Berbagai lomba yang diselenggarakan tersebut sekaligus untuk mengetahui pengetahuan para kader pembangunan masyarakat tentang stunting," ungkapnya.

Selama mereka berproses di desa, ditunjukkan ke publik, kira-kira orang-orang ini serius atau tidak. Mereka ini nanti yang membantu kepala desa dan ikut berproses mencegah stunting.

"Mereka juga dilatih, dengan pelatihan-pelatihan agar memiliki kompetensi," pungkasnya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved