Breaking News:

Atlet Senam Kediri Dituduh Tak Perawan

VIDEO DETIK-DETIK Wali Kota Kediri Usir Orang KONI Jatim, Marah Atlet SEA Games Dituduh Tak Perawan

VIDEO DETIK-DETIK Wali Kota Kediri Usir Orang KONI Jatim, Marah Atlet SEA Games Dituduh Tak Perawan

TRIBUNJATIM.COM/ Instagram @infokediriraya
VIDEO DETIK-DETIK Wali Kota Kediri Usir Orang KONI Jatim, Marah Atlet SEA Games Dituduh Tak Perawan 

Shalva pingsan karena dianggap memfitnah pelatihnya.

"Slide 1: Jadi itu org utusan dari KONI Jatim yang diutus Bu Khofifah untuk menjelaskan duduk perkara sebenernya dan minta maaf atas segala fitnah keperawanan sang atlet, namun dia malah nantangi buat bawa kasus ini ke pengadilan dan kembali memfitnah si atlet soal keperawanannya (di dpn pak wali, si atlet, dan keluarganya) spontan mas abu geram dan langsung mengusirnya dr rumah dinas Walikota.

Slide 2: Padahal Gubernur Jatim saat diwawancarai wartawan sudah memerintahkan utusan KONI Jatim untuk mendatangi keluarga atlet untuk meminta maaf.

Slide 3: Shalfa (atlet) sampai pingsan mendengar pernyataan utusan KONI Jatim yang menuduhnya telah memfitnah pelatih.

Mas Abu (@abdullah_abe) sampai saat ini terus memperjuangkan @shalfaavrill dan berencana langsung menemui Gubernur Jatim (@khofifah.ip). Goodjob pak Walikota Kediri
Pulihkan nama baik dan harga dirinya
Pulihkan kepercayaanya.
Selamatkan pendidikannya
Lindungi martabatnya
Ibu gubernur memerintahkan untuk minta maaf
Malah berani beraninya di hadapan wali kota memfitnah lagi dengan lebih keji.
Betul itu usir saja.
Cabut sekolahnya shalfa dari Gresik
Pindahkan ke Kediri.
Supaya bisa menempuh pendidikan akhirnya dengan tenang.
Tanpa intimidasi!
Dan usut tuntas kasus mafia seagames
Kami bersamamu @shalfaavrill
Yuk .....dukung shalfa untuk bangkit
Yuk ....bantu shalfa untuk bisa tersenyum dan ceria kembali.
Salut untuk ibu gubernur jatim dan bapak wali kota Kediri," tulis akun tersebut.

Pemulangan Atlet SEA Games Dituduh Tak Perawan, Khofifah Minta Pelatih Minta Maaf, 'Segeralah'

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kasus yang menimpa Shalfa Avrila Siani (17), atlet senam asal Kota Kediri proyeksi SEA Games yang dipulangkan akibat tuduhan tak perawan menjadi evaluasi bersama.

Khususnya, agar seluruh pihak sama-sama sepaham bahwa dalam urusan olahraga yang menjadi ukuran dan penentu adalah prestasi.

Bukan sebaliknya, urusan privasi menghambat pengembangan prestasi atlet.

"Prinsipnya satu bahwa ini olahraga prestasi. Maka yang diukur adalah prestasi. Dalam pembinaan atlet ada pembinaan karakter ada pembinaan karakter," tegas Khofifah seusai bertemu dengan Shlafa dan ibunda, Ayu Kurniawati, di Gedung Grahadi, Senin (2/12/2019).

Halaman
123
Penulis: Januar AS
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved