Terjerat Pungli Rp 50 Juta, ASN ESDM Jatim Divonis Hakim Tipikor 1,4 Tahun Penjara

Aparatur Sipil Negara (ASN) Jawa Timur, Ali Hendro Santoso divonis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya 1 tahun 4 bulan penjara.

Terjerat Pungli Rp 50 Juta, ASN ESDM Jatim Divonis Hakim Tipikor 1,4 Tahun Penjara
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Terdakwa Ali Hendro Santoso saat keluar dari ruang sidang Pengadilan Tipikor Surabaya usai mendengarkan vonis dari majelis hakim 

"Akan kita laporkan dahulu kepada pimpinan, apakah putusan yang dijatuhkan telah sesuai. Nanti putusan diterima atau mengajukan upaya hukum selanjutnya menunggu dari pimpinan," jelasnya.

Dina Oktavia Senang Disambangi Arumi Bachsin, Tuhan Pasti Memberikan Jalan

Terdakwa Ali Hendro setelah jalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Surabaya.
Terdakwa Ali Hendro setelah jalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Surabaya. (TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN)

Sementara itu, pihak kuasa hukum terdakwa, Hadi Aprihandoko mengungkapkan, bahwa sebenarnya merasa putusan yang diterima kliennya masih berat.

"Karena Ali Hendro divonis masih terlalu tinggi dari Kholiq Wicaksono yang tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT). Selain itu kliennya juga tidak ada di lokasi. Meski begitu kita masih akan berunding dahulu dengan klien saya terkait putusan hakim," tandasnya.

Sebelumnya, kasus ini bermula ketika terdakwa Ali Hendro Santoso meminta uang Rp 50 juta pada seorang pengusaha yang sedang mengurus izin proyek galian C.

Namun, Ali Hendro Santoso tidak mempunyai wewenang untuk menerbitkan dokumen teknis izin pertambangan.

Kasus pungli ini sendiri juga menjerat Kasi Evaluasi dan Pelaporan Pertambangan di Dinas ESDM Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Cholik Wicaksono.

Namun, Kholik Wicaksono telah divonis 1 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada tanggal 24 April lalu.

Usai Kalahkan HBS 6-0 di Kompetisi Kapal Api Persebaya, Pelatih Indonesia Muda Tetap Evaluasi Tim

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved