Bupati Madiun, Ahmad Dawami Lantik 57 Kepala Desa di Pendopo Ronggo Jumeno

Sebanyak 57 kepala desa terpilih dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang digelar serentak pada 16 Oktober 2019 di Kabupaten Madiun

Bupati Madiun, Ahmad Dawami Lantik 57 Kepala Desa di Pendopo Ronggo Jumeno
(Surya/Rahadian bagus)
Bupati Madiun, Ahmad Dawami melantik 57 Kepala Desa di Pendopo Ronggo Jumeno, Jalan Alun-alun Kota Madiun, Jumat (6/12/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sebanyak 57 kepala desa terpilih dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang digelar serentak pada 16 Oktober 2019 di Kabupaten Madiun akhirnya dilantik Bupati Madiun, Ahmad Dawami.

Pelantikan kepala desa digelar di Pendopo Ronggo Jumeno, Pemkab Madiun, Jumat (6/12/2019) pagi.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun yang akrab disapa Kaji Mbing meminta kepada para Kades yang baru saja dilantik untuk menyatukan kembali masyarakat, yang mungkin terbelah karena berbeda pilihan pada saat Pilkades, beberapa waktu lalu.

"Selamat dan sukses kepada 57 kepala desa yang baru saja dilantik. Tugas pertama kepala desa, yang baru saja dilantik adalah menyatukan kembali masyarakat di desa masing-masing, yang kemarin sempat terbelah karena pilihan," kata Kaji Mbing.

Dia mengatakan, kepala desa yang dilantik pada hari itu, adalah kepala desa bagi seluruh masyarakat desa yang dipimpin.

"Ini tanggung jawab kepala desa, satukan kembali, rukunkan kembali," tegasnya.

Tahun 2020, Disbudpar Jatim Akan Gelar 420 Even Budaya dan Pariwisata di Jawa Timur

Kasus Spamming Kartu Kredit Komplotan Hacker, Polda Jatim Koordinasi dengan Konsulat Negara Eropa

Timnas U-23 Indonesia Vs Myanmar, Lawan Lebih Banyak Waktu Istirahat, Indra Sjafri: Awas Kegemukan!

Kaji Mbing mengatakan, roda pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan baik apabila masyarakat tidak aktif dan responsif. Masyarakat bisa aktif dan responsif, ketika ada kerukunan dan kerjasama.

"Sehingga akan tercipta gotong royong, akan tercipta rasa memiliki terhadap desa dan Kabupaten Madiun, dan juga rasa memiliki terhadap Indonesia," pungkasnya.

Dikatakan Kaji Mbing, Kades dalam membangun desa harus liniear dengan kabupaten, begitu juga kabupaten harus linear dengan provinsi, dan provinsi linear dengan pemerintah pusat. Sehingga, arah pembangunan sejalan dengan pemerintah pusat.

Tugas lainnya, adalah mengentaskan kemiskinan, serta meningkatkan kesehatan dan pendidikan di tingkat desa. Dengan demikian, masyarakat desa akan menjadi sejahtera.

"Banyak hal yang harus kita lakukan, semu harus kita petakan. Mana yang harus diprioritaskan, jangan terjebak pada acara seremoni, jangan hanya sing penting SPJ-nya apik. Masyarakat sudah menunggu kehadiran pmerintah di desa," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Selain itu, pemerintah desa harus juga bisa meningkatkan pendapatan asli desa (PaDes), melalui pemberdayaan masyarakat. (rbp/Tribunjatim.com)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved