Breaking News:

Khofifah Turunkan Empat Dokter Spesialis dari RSUD Dr Soetomo untuk Tangani Bayi Hidrosefalus Pandhu

Usai mengetahui keadaan Muhammad Pandhu Firmansyah yang menderita hidrosefalus, Gubernur Jatim kerahkan empat dokter spesialis untuk menanganinya.

TRIBUNJATIM.COM/fatimatuz Zahroh
Kondisi Ibu Dina bersama Bayi Pandhu saat di Rusun Gunungsari. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Muhammad Pandhu Firmansyah, bayi  penderita cleft tessier hydrocephalus myelemeningocele atau kerusakan pada bagian wajah mendapatkan interferensi dari Pemprov Jawa Timur.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melalui RSUD Dr Soetomo menerjunkan tim dokter spesialis untuk membantu penanganan kondisi Muhammad Pandhu Firmansyah.

Setidaknya ada sebanyak ada empat spesialis berbeda yang masuk dalam tim dokter untuk penanganan Muhammad Pandhu Firmansyah. Yakni dokter bedah syaraf, bedah plastik, dokter bius, dan dokter anak.

Maju Pilwali Surabaya 2020, Bacawali Nawardi Siap Anggarkan Rp 200 Juta Tiap RT Per Tahun

"Usai mendengar tentang kisah bayi Pandu bersama ibunya, saya langsung meminta dinas terkait yaitu RSUD Dr Soetomo dan PU Cipta Karya untuk mengambil langkah cepat dan mengkoordinasikan terkait hal ini secara solutif dan cepat," ungkap Khofifah, Minggu (8/12/2019).

Sebelumnya Pemprov Jatim juga telah melakukan langkah cepat dengan memindahkan bayi Pandhu dan sang ibu, Dina Oktaviani (21) dari rumah petak tidak layak huni ke rumah susun Gunungsari Surabaya.

Manggung dalam Festival Symphony Rengganis, Tata Janeeta: Keindahan Alam Situbondo Sangat Bagus!

Bonek Harus Tahu, Ini 11 Titik Nobar Laga Persebaya Surabaya Vs Bhayangkara FC

Sebelumnya, RSUD Dr Soetomo telah melakukan operasi pertama pada bayi Pandhu untuk mengeluarkan cairan di otaknya lewat pemasangan selang yang berlangsung kurang lebih selama satu jam.

"Sesuai hasil kordinasi saya dengan Dirut RSUS Dr Soetomo, rencananya hasil operasi bayi Pandhu akan dievaluasi besok Senin (9/12/2019). Meliputi pengecekan hasil operasi, penutupan luka, hingga penambahan berat badannya. Setelah itu, tim dokter baru akan ditentukan langkah operasi selanjutnya," urai Khofifah.

Hilang Fokus dan Konsentrasi Jadi Biang Kerok PSM Makassar Kalah 3-1 dari Persela Lamongan

Download Lagu MP3 Pura Pura Lupa Mahen Lengkap Ada Lirik Lagu, Tonton Video Klipnya!

Baru setelah melihat hasil pengecekan tersebut, tim dokter akan melakukan analisa langkah medis yang tepat untuk dilakukan terhadap Pandu.

Khususnya untuk operasi lanjutan dan penanganan untuk kondisi cleft tessier hydrocephalus myelemeningocele.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, Dina Oktaviani, ibunda Pandhu dan keluarga diminta untuk tidak khawatir soal biaya pengobatan.

PSIS Semarang Vs Arema FC, Makan Konate Jadi Momok Menakutkan bagi Laskar Mahesa Jenar

Meggy Wulandari Ungkap Tabiat Buruk Kiwil ke Hotman Paris hingga Dikabarkan Akan Gugat Cerai

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved