Soroti Ujian Madrasah Bermuatan Khilafah, Cucu Bung Karno Pertanyakan Kinerja Kanwil Kemenag Jatim

Anggota DPR RI dari Komisi X Puti Guntur Soekarno mendorong agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur serius dalam menelusuri adanya soal bermuatan khilafah

Soroti Ujian Madrasah Bermuatan Khilafah, Cucu Bung Karno Pertanyakan Kinerja Kanwil Kemenag Jatim
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Anggota Komisi X DPR RI Puti Guntur Soekarno 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anggota DPR RI dari Komisi X Puti Guntur Soekarno mendorong agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur serius dalam menelusuri adanya soal bermuatan khilafah yang diujikan siswa Madrasah Aliyah (MA) di Kediri Utara.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Puti Guntur Soekarno untuk merespon munculnya soal ujian bermuatan radikalisme dan khilafah pada Penilaian Akhir Semester (PAS) Tingkat Madrasah Aliyah se-Wilayah Kerja Kediri Utara pada mata pelajaran (mapel) Fiqih Kelas XII/ IPA-IPS-Bahasa-Agama.

Menurut Puti Guntur Soekarno, sekecil apapun masalah radikalisme harus diselesaikan karena jika dibiarkan akan terus menggelinding hingga menjadi besar layaknya bola salju.

"Kalau itu dibiarkan mencekoki anak-anak peserta didik, kemudian mereka bisa mempunyai ideologi yang berbeda tentu ini akan membuat perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di kemudian hari, sehingga sedari dini ini harus dicegah," ucap Puti Guntur Soekarno saat ditemui wartawan TribunJatim.com, Minggu (8/12/2019).

Setelah Bunuh Kekasih Gelapnya dengan Bantal di Kamar Kos, Untung Gasak HP dan Dompet Milik Korban

Anggota Komisi X DPR RI Puti Guntur Soekarno
Anggota Komisi X DPR RI Puti Guntur Soekarno (TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA)

Isu radikalisme saat ini menjadi sangat sensitif karena bangsa Indonesia sedang repot menghadapi kelompok-kelompok yang ingin mendirikan negara dengan dasar khilafah

“Hal ini harus ada sensitifitas khusus bagi lembaga pendidikan dan tenaga pendidik agar peka dan tidak mudah memberi ruang terhadap perkembangan ajaran khilafah dalam ruang pendidikan di Indonesia,” kata Cucu Presiden Pertama Indonesia, Soekarno ini.

Puti Guntur Soekarno menyadari bahwa Madrasah Aliyah (MA) termasuk lembaga yang menjalankan fungsi pendidikan di bawah Kementerian Agama yang merupakan mitra dari Komisi VIII.

Usai Nonton Tata Janeeta di Festival Symphony Rengganis, Satu Keluarga Terjun ke Jurang di Situbondo

Namun, isu ini menjadi perhatian tersendiri bagi dirinya yang merupakan anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan.

“Jadi ini cross cutting issues, atau masalah lintas bidang/ sektoral antara pendidikan dengan bidang agama, sehingga perlu ada rapat koordinasi bersama menyikapi potensi hal seperti ini,” papar Puti Guntur Soekarno.  

Halaman
12
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved