Brimob Tersambar Petir

Keluarga dan Pacar Korban Menangis Histeris saat Jenazah Bripda Fredi Tiba di Rumah Duka

Jenazah Bripda Fredi Kusbiantoro (23), akhirnya tiba di rumah duka di Jalan Ki Ageng Bendoroto no 4 RT 01/ RW 01, Dusun Bareng, Desa Simo, Ponorogo

Keluarga dan Pacar Korban Menangis Histeris saat Jenazah Bripda Fredi Tiba di Rumah Duka
(Surya/Rahadian bagus)
Kakak dari almarhum Bripda Fredi Kusbiantoro Ninik Sudarsih (35) tak kuasa menangisi kepergian adiknya. 

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Jenazah Bripda Fredi Kusbiantoro (23), akhirnya tiba di rumah duka di Jalan Ki Ageng Bendoroto no 4 RT 01/ RW 01, Dusun Bareng, Desa Simo, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Selasa (17/12/2019) sekitar pukul 12.23 WIB.

Ladi Wardoyo dan Sri Suyati tampak tak kuasa menahan kesediahan saat melihat kedatangan peti jenazah yang berisi jasad putera kedua mereka, Selasa (17/12/2019) siang.

Anak kedua mereka, Bripda Fredi Kusbiantoro,meninggal dunia saat mengikuti latihan Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangpes) Brimob, di Gunung Ringgit, Desa Dayurejo,Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Senin (16/12/2019) kemarin siang.

Selain orangtua korban, kakak kandung korban Ninik Sudarsih (35) dan pacar korban, Dewi Zuniawati (24) tampak tak kuasa menahan tangis. Keduanya menangis histeris, dan berlinang air mata.

"Biasane kowe surprise-i aku lho le, kok suprisemu koyo ngene to le. (Biasanya kamu sering kasih kejutan, kok kejutanmu seperti ini)," kata Ninik, kakak kandung korban sambil menangi sesenggukan.

FAKTA BARU Anggota Brimob Tersambar Petir di Gunung Ringgit, Terluka Jadi 9 Orang Gegara Kelelahan

Salah Tingkahnya Sejoli Blitar Saat Polisi Gerebek Rumah Sepi, si Cewek Lakukan Ini di Kamar Mandi

5 Mobil Supercar Mewah yang Diamankan Polda Jatim Tak Terdaftar di ERI Korlantas

Sementara itu, ibu korban Sri Suyati juga tak kuasa menahan kesedihannya. Sambil menangis, ibu dua anak ini terus mengucap tahlil berulang kali. Sedangkan ayah korban tampak sangat sedih, dengan mata berkaca-kaca

Upacara pemakaman dilakukan secara dinas kepolisian, diawali dengan penyerahan jenazah kepada pihak keluarga untuk disholatkan.

Setelah itu, dilanjutkan dengan pamit dari perwakilan keluarga jenazah dan sambutan keluarga, kemudian diserahkan kepada Irup untuk dilanjutkan sesuai urutan upacara.

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) di rumah duka, Kapolres AKBP Arif Fitrianto, dengan komandan upacara Wadanki 4 C Pelopor Brimob Polda Jatim, Iptu Agus Priyanto.

Isak tangis dan hujan mengiringi pemberangkatan peti jenazah menuju pemkaaman. Setelah dilakukan upacara di rumah duka, jenazah dibawa ke tempat pemkaman umum yang berjarak sekitar seratus meter dari rumah korban.

Setibanya di pemakaman dilanjutkan dengan upacara pemakaman, dipimpin Dansat Brimob Polda Jatim Kombes Pol I Ketut Gede Widjatmika selaku Inspektur Upacara dan komandan upacara di pemakaman dipimpin Iptu Ketut Sukasta, Danki 4 A Pelopor Brimob Polda Jatim.

Hingga akhirnya terdengar tembakan salvo sebanyak satu kali, kemudian jenazah korban dikelurkan dari peti putih, untuk dikubur di makam yang telah disiapkan sejak pagi. Tampak empat orang anggota Komli 4 A Pelopor Brimob Polda Jatim, membentangkan bendera merah putih di atas lubang lahat. (rbp/Tribunjatim.com)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved