Adies Kadir Minta Pengawasan Lapas Ditingkatkan, Arteria Dahlan Soroti Pelayanan Hukum dan HAM

Rapat kerja pada masa reses Komisi III DPR RI Masa Persidangan I Tahun 2019-2020 menjadi ajang para wakil rakyat untuk menyuarakan aspirasinya.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Suasana Rapat kerja pada masa reses Komisi III DPR RI Masa Persidangan I Tahun 2019-2020, Jumat, (20/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rapat kerja pada masa reses Komisi III DPR RI Masa Persidangan I Tahun 2019-2020 menjadi ajang para wakil rakyat untuk menyuarakan aspirasinya, Jumat, (20/12/2019).

Dua legislator asal Jatim, Fraksi Golkar Adies Kadir dan Fraksi PDIP, Arteria Dahlan memberikan beberapa catatan penting untuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Jawa Timur.

Ketua Tim Komisi III DPR RI, Adies Kadir mengungkapkan, bahwa rapat kerja tersebut adalah pengawasan biasa.

Pada masa reses kali ini, para wakil rakyat itu mengunjungi Kalimantan Selatan dan Jawa Timur. 

BBPJN VIII Masih Lakukan Perawatan untuk Jalan Raya Porong Sidoarjo

Desak China Hentikan Kekerasan ke Uighur, GUIB Jatim: Kebebasan Beragama Adalah Hak Asasi Manusia

“Kami ingin mendengar apa saja persoalan yang ada di wilayah, sehingga bisa kita jadikan bahan dalam pembuatan kebijakan di tingkat nasional,” ungkap Adies Kadir

Setelah mendengar paparan Kakanwil Susy, Adies Kadir mengaku, sangat prihatin dengan kondisi over kapasitas.

Sehingga, harus segera mencari jalan keluarnya.

Menurut Adies Kadir, dalam RUU KUHP sudah ada beberapa perubahan untuk mengakomodir dan mengatasi over kapasitas. 

Kasus Amblesnya Jalan Gubeng, Jaksa: Kuatkan Dakwaan Lokasi Proyek Tak Pernah Ditanam Bentonit

Kasus Jalan Gubeng Ambles, Hakim Pengadilan Negeri Surabaya Gelar Sidang Peninjauan Setempat

Namun, Adies Kadir tetap meminta agar jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Jawa Timur memberikan atensi lebih kepada lapas/rumah tahanan. Terutama di bidang pengawasan. 

Mengingat, selama ini lapas atau rumah tahanan menjadi salah satu daerah rawan.

Terutama dalam peredaran gelap narkotika.

“Harus ada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, mulai dari bawah hingga atasan,” ungkap Adies Kadir

Di pihak lain, Arteria Dahlan, menginginkan ada perhatian lebih untuk layanan hukum dan HAM.

Seperti Fasilitasi Peraturan Perundang-undangan, layanan Administrasi Hukum Umum dan Kekayaan Intelektual. 

“Semua itu harus dilakukan secara profesional dan harus bisa menguntungkan rakyat,” harapnya.

Truk Kontainer Muat Mebel Kayu Terbakar di Depo Tanto Surabaya, Ada Dua Korban Alami Pendarahan Otak

KRONOLOGI Truk Kontainer Bermuatan Mebel Kayu Terbakar di Depo Tanto III Surabaya, Karena Korek Api?

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved