Perolehan Pajak Daerah Kota Kediri Meningkat

Sepanjang tahun 2019 ini perolehan pajak daerah Kota Kediri mencapai 107,99 persen, yaitu 109,7 M.

Perolehan Pajak Daerah Kota Kediri Meningkat
istimewa
Suasana Penghargaan Pajak Daerah 2019 yang langsung diberikan oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, Senin (23/12) bertempat di Insumo Kediri Convention Center (IKCC). 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Sepanjang tahun 2019 ini perolehan pajak daerah Kota Kediri mencapai 107,99 persen, yaitu 109,7 M.

Padahal targetnya hanya 101,65 M. Jadi ada kelebihan perolehan pajak sekitar 8 M. Pajak tersebut didapatkan dari pajak hotel dimana realisasinya 4,507 miliar melebihi target 4,22 miliar atau sebesar 107 persen.

Pajak restoran dari target 19,05 miliar terealisasi sebesar 23,12 miliar atau 122 persen. Sementara PBB dari target 26 miliar realisasinya 26,787 miliar atau sudah mencapai target 101 persen.

Uniknya disini adalah pajak restoran bila dibanding tahun lalu sebesar 13 miliar dan hingga pertengahan Desember 2019 sebesar 23,12 miliar berarti telah mengalami peningkatan 170 persen.

Hal ini disampaikan dalam acara Penghargaan Pajak Daerah 2019 yang langsung diberikan oleh Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Senin (23/12) bertempat di Insumo Kediri Convention Center (IKCC).

Penghargaan ini merupakan apresiasi dari Pemerintah Kota Kediri kepada wajib pajak. Pada kegiatan ini juga di _launching_ e-SPTPD yakni sebuah aplikasi pelaporan pajak secara online.

Saat memberikan sambutan, Abdullah Abu Bakar mengungkapkan bahwa semua harus bersyukur terhadap keberadaan Kota Kediri dan masyarakatnya. Serta kenyamanan, keamanan dan kerukunan di Kota Kediri ini harus terus terjaga agar perekonomian di Kota Kediri bertumbuh.

TERPOPULER: Mayat Wanita Nyangkut di Pohon hingga ABG Bercinta 2 Jam di Masjid Probolinggo

GEGER Temuan Mayat Pemandu Lagu Tanpa Baju di Kebun Ngawi,Cara Membunuh Terkuak dari Kondisi Tanaman

Bek Persebaya Surabaya M Hidayat dan Syaifuddin Mulai Intens Bicarakan Perpanjangan Kontrak

“Kota Kediri ini unik sekali dan kebetulan masyarakatnya open minded . Kenyamanan disini harus terus dijaga karena kalau ada ganjalan pasti pertumbuhan ekonomi akan melambat,” ujarnya.

Walikota muda yang akrab disapa Mas Abu ini mengajak kepada seluruh elemen yang ada di Kota Kediri untuk berkolaborasi dan bekerjasama menumbuhkan perekonomian Kota Kediri. Untuk itu sistem yang baik harus dibangun.

“Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus kita urus bersama. Suatu saat saya minta kepada Bapak Ibu untuk membuat festival boleh sendiri boleh dengan pemerintah. Supaya orang-orang masuk kesini dan spend money disini. Kita sudah bangun tempat-tempat yang indah dan acara-acara yang keren sehingga orang ke Kediri harus, homey dan cozy. Intinya kita harus jaga keasyikan di Kota Kediri. Kalau nggak gitu mereka nggak mau datang ke Kediri,” ajaknya.

Halaman
12
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved