Suroboyo Bus

Tambah 8 Unit Suroboyo Bus Saat 2020 Ini, Dishub Surabaya Sebut Percepat Masa Tunggu Jadi 10 Menit

Tambah 8 Unit Suroboyo Bus Saat 2020 Ini, Dishub Surabaya Sebut Percepat Masa Tunggu Jadi 10 Menit.

Tambah 8 Unit Suroboyo Bus Saat 2020 Ini, Dishub Surabaya Sebut Percepat Masa Tunggu Jadi 10 Menit
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Suasana keberangkatan Suroboyo Bus di Terminal Purabaya, Jumat (28/6/2019) 

Tambah 8 Unit Suroboyo Bus Saat 2020 Ini, Dishub Surabaya Sebut Percepat Masa Tunggu Jadi 10 Menit

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya akan mengoperasikan kembali delapan unit baru Suroboyo Bus.

Penambahan unit baru bus yang tiketnya pakai sampah botol plastik ini akan dilakukan pada 2020 besok. 

"Akan kami tambah lagi delapan unit baru untuk semua koridor. Penambahan ini untuk mempercepat masa tunggu Suroboyo Bus di halte agar menjadi 10 menit," kata Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyu Drajad, Minggu (29/12/2019.

Libur Natal dan Tahun Baru, Suroboyo Bus Masih Jadi Primadona Masyarakat

Berencana Tambah 8 Unit Suroboyo Bus, Dishub Surabaya: Masa Tunggu Penumpang Bisa 15 Menit

Dishub Surabaya Kembangkan Aplikasi GOBIS, Pengguna Tak Perlu Takut Ketinggalan Suroboyo Bus

Dengan rencana penambahan unit baru Suroboyo Bus tersebut, total akan ada 28 unit bus yang akan beroperasi pada 2020. Saat ini sudah ada 20 unit yang melayani warga Surabaya.

Semua koridor sudah bisa dilalui Suroboyo Bus saat ini. Mulai koridor Selatan-Utara (A Yani-Rajawali), Barat-Timur (Unesa-ITS), dan Gununganyar-Kenjeran, MERR UPN. Irvan berharap masa tunggu bus di halte makin bisa dipangkas.

Saat ini, masa tunggu bus dengan desain khusus itu paling lama sekitar 30 menit. Dishub Surabaya akan berupaya terus memperpendek masa tunggu itu agar warga Surabaya pelan-pelan bisa beralih ke angkutan masal. 

Saat liburan sekolah dan Nataru ini, Suroboyo Bus diserbu banyak calon penumpang. Sejumlah halte selalu ramai calon penumpang menunggu armada bus tersebut. 

"Jika hari biasa sehari ada 4.000-an penumpang yang naik Suroboyo Bus, saat liburan begini bisa mencapai 10.000 penumpang. Dua kali lipat lebih," kata Kadishub Irvan. 

Suroboyo Bus mulai 2020 juga akan dikelola lebih fokus. Akan ada UPT khusus yang mengelola angkutan masal ini. Irvan menyebut sudah ada Perwali untuk UPT pengelola transportasi Pemerintah itu dan sudah ada pejabatnya.

Hingga saat ini, Suroboyo Bus belum akan dibuatkan jalur khusus. Masih akan tetap jadi satu dengan jalur eksisting saat ini. Tak seperti jalur khusus seperti bus way Jakarta. 

Begitu juga mengenai karcis bus atau cara bayar. Suroboyo Bus dalam waktu dekat ini masih tetap membayar pakai sampai botol plastik. Plat nomor juga masih tetap plat merah meski nanti dikelola UPT

Menurut Irvan membayar pakai sampah plastik ini untuk edukasi lingkungan kepada penumpang agar tak membuang sampah plastik. "Kelak kalau sudah banyak warga yang beralih ke angkutan masal, bisa jadi Suroboyo Bus berbayar," kata Irvan.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved