Breaking News:

Investasi Bodong di Jakarta

Modus Perusahaan Investasi Bodong Tipu 264 Ribu Member hingga Raup 750 M, Bonus hingga Promo Kilat

Modus perusahaan investasi bodong tipu 264 ribu member hingga raup Rp 759 Miliar.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Arie Noer Rachmawati
TRIBUNJATIM.COM
Cara Pelaku Investasi Bodong Kibuli 264 Member Sampai Raup Rp 750 M, Publik Figur Diduga Terlibat 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Praktik investasi bodong berbasis aplikasi 'Memiles' yang dijalankan 'PT Kam and Kam' telah berjalan kurun delapan bulan.

Selama kurun waktu itu, sekitar 264 ribu orang mendaftar sebagai member dari berbagai kota di Indonesia.

Kepolisian mencatat, nilai total kerugian uang milik para member sekitar Rp 750 miliar.

264 Ribu Orang Jadi Korban Investasi Bodong Aplikasi Memiles, Polda Jatim Buka Posko Pengaduan

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengungkap, cara perusahaan tersebut menggaet masyarakat untuk menjadi member aplikasi perusahaan tersebut.

Perusahaan tersebut menggunakan sarana acara simposium, seminar ataupun pameran dalam mengampanyekan informasi tersebut pada masyarakat.

Dalam acara tersebut masyarakat akan diberi tayangan video seputar testimoni dari member lainnya yang telah memperoleh buah manis investasi tersebut.

Cara Kotor 2 Bos Investasi Bodong Kibuli 264 Ribu Member, Raup Rp 750 M Figur Publik Diduga Terlibat

"Setiap acara akan dilakukan testimoni untuk di-upload ke YouTube, Instagram, Facebook. Sehingga membuat member dan masyarakat lain percaya," ujarnya di depan Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Jumat (3/1/2020).

Bagi yang berminat, ungkap Luki, pihak perusahaan akan meminta mereka untuk menginstal aplikasi 'Memiles'.

Setelah mengaktivasi aplikasi android tersebut, calon member akan diminta membeli 'top up' nilai tukar elektronik yang disediakan oleh aplikator.

INVESTASI Bodong Rp 750 Miliar, Penipu Ternyata Residivis Kasus Sama, 2015 Ditahan Polda Metro Jaya

Harganya beragam, paling murah Rp 50 ribu dan termahal Rp 200 juta.

Yang nantinya akan digunakan untuk memilih jenis investasi barang yang dipilih.

Seperti mobil, motor, apartemen, rumah, kulkas, emas, ponsel, dan televisi.

KRONOLOGI Terbongkarnya Investasi Bodong Via Aplikasi Mimiles Tipu 264 Ribu Orang hingga Rp 750 M

"Bonus atau reward yang fantastis nilainya, membuat member tergiur melakukan top up slot iklan di aplikasi," pungkasnya.

Namun, ungkap Luki, barang-barang berharga itu tak lantas diterima langsung oleh para member lainnya sistem pembelian barang via online konvensional.

Para member wajib menanti masa tunggu kurun waktu 21-160 hari kerja atau hingga saldo omzet top up nasional mencapai satu triliun rupiah.

7 Fakta Investasi Bodong Direktur Perusahaan & Kaki Tangan Raup Rp 750 Miliar Ditangkap di Sidoarjo

Sementara itu, satu di antara korban investasi bodong, Faldian (40) mengungkapkan, bagi member pemula (newbie) ternyata ada mekanisme khusus dalam mulai investasinya.

Si member pemula wajib memasukkan kode refferal yang diperoleh dari member yang telah tergabung dalam bisnis itu lebih lama.

"Jadi saya ikut orang yg sudah pernah lebih dulu ikut, dia punya kode atau paswoord, kode reveral gitu. Nah barusan bisa tembus," jelas pria asal Makassar itu.

BREAKING NEWS - Polda Jatim Bongkar Investasi Bodong, Tipu 264 Ribu Orang hingga Rp 750 Miliar

Setelah akun aplikasi miliknya teraktivasi menggunakan kode refferal member lainnya, lanjut Faldian, dirinya bisa berinvestasi sebuah barang-barang mewah dengan nilai beragam.

Faldian mengungkapkan, ternyata nilai harga sebuah barang mewah yang ditawarkan aplikasi, beragam kategori.

Ada, kategori harga 1, harga 2, dan harga 3.

Merek 8 Mobil Mewah Supercar yang Disita Polda Jatim, Mulai dari Ferrari hingga Jaguar Diduga Bodong

"Misalkan pilih Harga 3, kan harganya lebih besarkan, jadi lebih cepat dapatnya. Kan ada waktunya," tutur warga Cijantung, Depok, Jakarta.

Tak cuma itu, ternyata ada pula, kategori harga lain, yakni 'Promo Kilat' dan 'Promo Biasa'.

Namun prinsipnya sama, semakin besar nilai uang yang diinvestasikan, semakin cepat pula si member bakal mendapatkan barang yang diidam-idamkan.

"Semakin mahal kita naruhnya, semakin cepat kita dapat. Gak masuk akal juga kan, itu yang bikin orang gak sadar sudah ratusan juta," pungkas konsultan perencana bangunan itu.

Jangan Abaikan Surat Denda Tilang Elektronik, Kendaraanmu Otomatis Bodong Meski Ada STNK

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved