Tahun 2020 Kejari Surabaya Beri Keringanan Terhadap Pelaku Narkotika Yang Masih Anak-Anak

Dalam menangani perkara narkotika yang menjerat anak-anak, Kejari Surabaya memberlakukan Dalam menangani perkara narkotika yang menjerat anak-anak,

Tahun 2020 Kejari Surabaya Beri Keringanan Terhadap Pelaku Narkotika Yang Masih Anak-Anak
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Kepala Kejari Surabaya, Anton Delianto saat konferensi pers di Gedung Kejari, Jalan Sukomanunggal, Kamis, (22/8/2019) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dalam menangani perkara narkotika yang menjerat anak-anak, Kejari Surabaya memberlakukan kebijakan baru. 

Yakni, memberikan beberapa keringanan hukuman hingga rehabilitasi selama proses hukum berlangsung. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kejari Surabaya Anton Delianto. Ia menjelaskan, kalau perkara narkotika terhadap anak harus tetap dilindungi. Menurutnya, anak-anak adalah calon generasi penerus bangsa.

264 Ribu Orang Jadi Korban Investasi Bodong Aplikasi Memiles, Polda Jatim Buka Posko Pengaduan

Gandeng Pengadilan Agama Surabaya, BPN Gencarkan Inpres Nomor 2 Tahun 2018

Tahun Ini Ada Jatimpark di Banyuwangi, Diperkirakan Selesai Mei 2020

“Untuk anak, bila pengedar atau melakukan tindak kriminalitas lainnya. Pasti hukumannya berbeda dengan dewasa. Lebih berat pastinya kalau orang dewasa,” kata Anton, Jumat, (3/1/2019). 

Perlu diketahui setidaknya di tahun 2019, Kejari Surabaya telah menangani 985 kasus narkotika dewasa dan anak. Dari jumlah itu, ada 156 perkara mengajukan banding dan 72 kasus yang mengajukan kasasi. 

Oleh sebab itu, pihaknya juga bekerjasama dengan beberapa instansi dalam mencegah penyalahgunaan narkotika terhadap anak. 

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved