Sebulan Ada 21 Rumah dan 1 Pondok Rusak Akibat Bencana di Pacitan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan mencatat sekitar sebulan terakhir ada 21 rumah dan satu pondok pesantren di Pacitan

Sebulan Ada 21 Rumah dan 1 Pondok Rusak Akibat Bencana di Pacitan
istimewa
Wakil Bupati Pacitan, Sumbogo bersama Bupati Pacitan Indartato dan Ibas Yudhoyono memantau proses evakuasi korban longsor di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabuapten Pacitan, Sabtu (8/12/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, PACITAN - Hampir setiap tahun, ketika musim hujan, Kabupaten Pacitan dilanda bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan mencatat sekitar sebulan terakhir ada 21 rumah dan satu pondok pesantren di Pacitan yang rusak akibat bencana alam.

Sejumlah bangunan tersebut rusak akibat diterjang angin kencang maupun tertimpa pohon roboh dan tanah longsor.

Kepala BPBD Pacitan, Didik Alih Wibowo, mengatakan dalam sebulan terakhir, Desember 2019 hingga awal Januari 2020, terjadi cuaca buruk. Cuaca buruk, berupa angin kencang dan hujan deras terjadi merata di 12 kecamatan di wilayah Pacitan.

Berdasarkan catatan dari BPBD, terjadi sekitar 20 peristiwa bencana alam dalam sebulan terakhir, meliputi angin kencang, pohon tumbang, hingga tanah longsor.

Bencana itu terjadi di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Arjosari, Kecamatan Bandar, Kecamatan Pacitan.

"Korban jiwa tidak ada. Untuk rumah rusak tercatat 21 rumah dan ada satu pondok pesantren di Kecamatan Bandar yang rusak. Sebagian besar diterjang angin kencang dan tertimpa pohon roboh," kata Didik saat ditemui di ruang kerjanya kepada Tribunjatim.com, Sabtu (4/1/2020).

Ibunda Vino G Bastian Meninggal Dunia, Indro Warkop: Yang Kuat Ya, Bapake Selalu Ada untuk Kalian

Asmara Pilu Nenek Janda 59 Tahun & Brondong Pernah Viral, Akhir Tragedi Lebih Tragis Ada di Semarang

Warga Mojokerto ini Tidak Bisa Tidur Saat Hujan Deras, Trauma Longsor

Sementara, pantau dari BPBD Pacitan, meski curah hujan d Pacitan cukup tinggi dalam sebulan terakhir, namun kondisi Sungai Grindulu masih tergolong aman.

"Kalau banjir belum terjadi, dan jangan sampai terjadi. Sementara baru angin kencang," ujarny kepada Tribunjatim.com.

Sedangkan pemetaan wilayah rawan bencana longsor di Kabupaten Pacitan, berada di Kecamatan Punung, Kebonagung, Donorejo, Arjosari, Tegalombo, Bandar, Tulakan, Pringkuku.

Sedangkan daerah rawan banjir ada di Kecamatan Pacitan, Kecamatan Nawangan, Kecamatan Ngadirojo.

Didik menambahkan, Pacitan yang dikeliling pegunungan dan laut, berpotensi terhadap bencana alam, sehingga ia meminta masyarakat di 12 kecamatan untuk selalu waspada. (Rahadian bagus/Tribunjatim.com)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved