Tahun Baru Imlek

Kelezatan Empat Kuliner Tradisional Khas Tahun Baru Imlek, Penuh Sarat Makna

Makanan tradisional khas perayaan Imlek sarat akan makna yang dipercaya mendatangkan keberuntungan dalam perjalanan tahun mendatang.

Kelezatan Empat Kuliner Tradisional Khas Tahun Baru Imlek, Penuh Sarat Makna
Wikimedia Commons
Kue keranjang 

Laporan Wartawan TribunJatimTravel.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIMTRAVEL.COM, SURABAYA - Makanan tradisional khas perayaan Imlek sarat akan makna yang dipercaya mendatangkan keberuntungan dalam perjalanan tahun mendatang.

Simbolisme keberuntungan pada kudapan tradisional didasarkan pada pengucapan dan penampilan.

Makna-makna tersebut dituangkan dalam bahan-bahan makanan, cara pembuatan, penyajian hingga cara makan selama perayaan Tahun Baru Imlek.

1. Yee Sang

Sajian Yee Sang adalah masakan berupa salad ikan segar yang ditambah delapan komponen sayuran.

Yee Sang biasanya disajikan sebagai menu pembuka dan yang paling ditunggu-tunggu kalangan Tionghoa.

Salad Yee Sang menjadi santapan yang meriah, pasalnya keluarga maupun kerabat dekat melakukan seremoni.

Menu ini memiliki arti kelimpahan hidup dengan masing-masing komponen yang memiliki harapan untuk tahun mendatang.

"Ada filosofinya harus diangkat-angkat dan itu ritual," kata Executive Chef Hotel Ciputra World Hendri Febriadi, Jumat (10/1/2020).

Harga Cabai Semakin Hari Semakin Pedas di Gresik, Kini capai Rp 65 Ribu Perkilogram

Bocah di Jember ini Disekap Tanpa Busana di kandang Ayam, Inilah Kalimat Permintaan Tolong MI

Halaman
12
Penulis: Nur Ika Anisa
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved