Pilkada Kediri 2020

Pengusaha Kopi Luwak Ramaikan Bursa Pilbup Kediri

Pengusaha Kopi Luwak Hj Yekti Wurih Wiyati meramaikan bursa pemilihan bupati Kabupaten Kediri.

Pengusaha Kopi Luwak Ramaikan Bursa Pilbup Kediri
(Surya/Didik Mashudi)
Hj Yekti Murih Wiyati, pengusaha kopi luwak yang juga Ketua Kadin Kabupaten Kediri. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pengusaha Kopi Luwak Hj Yekti Wurih Wiyati meramaikan bursa pemilihan bupati Kabupaten Kediri. Nama Hj Yekti masuk dalam penjaringan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kediri.

Hj Yekti yang baru terpilih menjadi Ketua Kadin Kabupaten Kediri menjadi satu-satunya bakal calon bupati perempuan yang muncul.

Ketua DPC PPP Kabupaten Kediri Taufik Chavifudin menjelaskan, nama Hj Yekti memang masuk dalam bursa penjaringan yang dilakukan PPP serta telah menjalin komunikasi.

"Nama Bu Yekti memang jarang tereskpos. Dia satu-satunya calon bupati perempuan yang muncul," ungkap Taufik Cavifudin kepada awak media, Selasa (14/1/2020).

Sementara Hj Yekti sendiri sebelumnya mengakui telah menjalin komunikasi dengan sejumlah parpol terkait pencalonan bupati. Jika memang mendapatkan peluang bakal maju.

Dijelaskan Taufik, selain nama Hj Yekti juga muncul nama Mujahid bersama wakilnya Eko Ediyono, Supadi bersama wakilnya Samsul Hadi serta Insaf Budi Wibowo.

Bawaslu Periksa Pengurus DPC PDIP dan PPP Sidoarjo, Penyebabnya ini

Persebaya Beri Tawaran Osvaldo Haay untuk Bertahan, Bintang Timnas U-23 Minta Waktu Berpikir

PENGAKUAN Napi Pesan Pil Koplo Lewat Sayur Lodeh ke Lapas Mojokerto, Pesan ke Teman Dipakai Sendiri

Dijelaskan Taufik, mekanisme pencalonan nanti akan dilakukan komunikasi dengan semua kandidat untuk mengirimkan data identitas diri yang akan diserahkan ke DPW PPP.

"Nanti DPW PPP akan survei dan melakukan uji kelayakan sebelum menentukan calon yang dipilih," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Diakui Taufik, partainya yang memiliki 2 kursi di dewan memang telah menjalin komunikasi politik dengan partai lain. Karena syarat untuk mengusung pasangan calon minimal harus memiliki 10 kursi di dewan.

"Syarat dan ketentuan dari partai kami yang akan mendapatkan rekom nanti harus calon yang benar-benar berangkat," ungkapnya.

Hal ini mengingat jumlah kursi PPP di dewan hanya 2 sehingga harus berkoalisi dengan partai lain. "Rekom yang keluar dari calon yang pasti berangkat," tandasnya kepada Tribunjatim.com.

DPC PPP Kabupaten Kediri memang tidak membuka pendaftaran. Namun terbuka menerima masukan calon hang bakal maju.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved