Babak Utama Junior DBL East Java Series 2020, Didominasi Rookie, Lions Tekankan Mental Pemain

Roadshow terakhir Babak Utama Junior DBL East Java Series 2020 berakhir kemarin (14/1).

Babak Utama Junior DBL East Java Series 2020, Didominasi Rookie, Lions Tekankan Mental Pemain
istimewa
Roadshow Junior DBL East Java Series 2020 di SMP IPH East Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Roadshow terakhir Babak Utama Junior DBL East Java Series 2020 berakhir
kemarin (14/1).

Sebagai tuan rumah penutup roadshow, warga SMP IPH East Surabaya sangat antusias. Ivona Magdalena, kesiswaan SMP IPH East Surabaya juga menyambut hangat event tahunan.

“Manfaatkan acara ini sebagai pengembangan soft skill dan kreativitas kalian!” katanya saat memberi sambutan.

Lions, sebutan SMP IPH East Surabaya, pun langsung menyambutnya dengan teriakan penuh semangat.

Setelah game, satu per satu anggota tim basket putra dan putri Lions, sebutan tim basket SMP IPH East Surabaya memperkenalkan diri di depan teman-teman satu sekolah. Mereka juga bercerita tentang persiapan.

Terutama target mereka untuk bermain lebih baik lagi.

Tim yang digawangi Edward Kosasih tersebut memutuskan untuk memperbaiki kekurangan sejak satu bulan latihan intensif ini.

“Sejak kami memantapkan diri ikut Junior DBL, kami menambah porsi latihan fisik sejak satu bulan lalu,” terang Edward.

Korban Tewas Akibat Kebakaran Pabrik Scaffolding di Sidoarjo Diduga Memiliki Riwayat Jantung Lemah

REAKSI Tak Terduga Risma ke Siswa Tak Fokus Saat Beri Arahan, Panggil Guru & Ceramahi Metode Belajar

Nasib Tragis Gadis Tewas di Usia Muda, Cuma Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun, Kondisinya Pilu

Setiap hari mereka melakukan metode latihan berbeda. Awalnya, mereka berfokus pada latihan fisik. Setelah itu, mereka menjalani latihan teknik sebelum me- review latihan yang sudah dilakukan.

Untuk membuktikan peningkatan permainan, sang pelatih mengadakan sparing latihan khusus untuk melatih mental mereka.

Meltihat pool persaingan yang semakin ketat ini, coach Lions, David Adiwardhana, menerapkan strategi khusus untuk timnya. Trap dan fast break bakal jadi andalan mereka habis-habisan di lapangan.

“Tahun ini tim putra banyak pemain rookie. Sedangkan tim putri saya rasa Maka dari itu kami merubah permainan lebih ke fast break dan trap. Karena banyak dari mereka yang baru merasakan lapangan DBL Arena, saya juga melatih mental mereka,” ujarnya.

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved