Tarif Muncikari Prostitusi Online di Blitar Rp 500 Ribu, Banjir Orderan di WA karena Bisa 'Melayani'

Muncikari yang menjual Pekerja Seks Komersial (PSK) ini mendapat keuntungan Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu untuk sekali transaksi.

Tarif Muncikari Prostitusi Online di Blitar Rp 500 Ribu, Banjir Orderan di WA karena Bisa 'Melayani'
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL HADI
Mucikari prostitusi online, Silviana (bermasker) digiring menuju ke sel tahanan Polres Blitar Kota, Jumat (17/1/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Muncikari prostitusi online bernama Silviana (23) ditangkap Satreskrim Polres Blitar Kota.

Muncikari yang menjual Pekerja Seks Komersial (PSK) ini mendapat keuntungan Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu untuk sekali transaksi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunJatim.com, Silviana mendapat bagian langsung dari Pekerja Seks Komersial (PSK) atau dari pemesan.

"Untuk tarifnya mulai Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta. Biasanya saya dapat bagian Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu sekali transaksi," kata Silviana saat rilis kasus itu, Jumat (17/1/2020).

Silviana mengaku, bagian itu didapat dari anak buahnya maupun dari pemesan.

Jika pemesan memberikan uang Rp 1 juta, Silviana akan mendapat bagian sebesar Rp 300 ribu.

Lantas bagaimana dengan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang melayani pria hidung belang?

Menurut pengakuan Silviana, enam Pekerja Seks Komersial (PSK) yang diasuhnya mendapat bagian Rp 700 ribu.

"Rp 1 juta itu hanya tarif booking orangnya saja, belum sewa kamar hotel. Sewa kamar hotel juga ditanggung pemesan," ujarnya.

Pekerja Serabutan Ngaku Iseng Biar Badan Segar, Ditangkap Saat Beli Sabu di Wonosari Surabaya

Melawan saat Ditangkap, Tiga Pelaku Curat di Tuban Ditembak Polisi

Silviana mengaku, baru enam bulan menjalankan bisnis haram.

Halaman
123
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved