Antisipasi DBD di Surabaya, Pemkot Surabaya Getolkan 22 Ribu Kader Jumantik

Upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digenjot oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Antisipasi DBD di Surabaya, Pemkot Surabaya Getolkan 22 Ribu Kader Jumantik
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Anggota Komisi IX DPR RI, Lucy Kurniasari, puji kader Jumantik bentukan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) terus digenjot oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, berbagai upaya dilakukan agar wabah DBD semakin dapat diantisipasi.

Dari mulai surat edaran Wali Kota, penyuluhan hingga memaksimalkan program Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

"Dengan program gerakan satu rumah satu Jumantik," kata Febria kepada Tribunjatim.com.

Kader Jumantik ini menjadi mitra Puskesmas dalam mencegah dan terus menurunkan angka penyakit DBD di Surabaya.

"Pendampingan, monitoring gerakan satu rumah satu Jumantik oleh 22.995 orang kader Jumantik," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Buron Enam Bulan, Maling Perumahan Mewah Diringkus Saat Nyamar Jadi Tukang Parkir di Bali

Balita Gizi Buruk dari Lamongan Akhirnya Meninggal Dunia di RSUD DR Soetomo Surabaya

Greysia/Apriyani Kantongi Tiket Final Indonesia Masters 2020 seusai Tumbangkan Pasangan Unggulan

Menurut Febria, para kader Jumantik bertugas memonitoring kondisi lingkungan sekitar melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN), dan rutin setiap Jumat melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk.

Febria melanjutkan, Dinkes bersama kader lingkungan juga getol menerapkan gerakan 3 M plus, yakni menguras, menutup, mendaur ulang serta beberapa gerakan lain.

Seperti mengganti air vas bunga, memperbaiki saluran dan talang yang tidak lancar dan menutup lubang-lubang pada potongan pohon.

Berbagai upaya itu dilakukan, sambung Febria, untuk memastikan agar DBD di Surabaya dapat diantisipasi.

Meski begitu, Febria mengatakan, bila mendapati keluarga atau lingkungan sekitar mengalami gejala DBD, diantaranya demam tinggi, ruam atau bintik merah pada kulit untuk segera membawa ke Puskesmas terdekat.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved