Breaking News:

Kilas Kriminal Jatim

KILAS KRIMINAL JATIM: Tawuran Pelajar di Surabaya hingga 10 Remaja di Jombang Digrebek Satpol PP

Kilas Kriminal Jatim - Belasan pemuda di Surabaya nyaris terlibat tawuran hingga 10 remaja di Jombang digrebek Satpol PP.

ISTIMEWA/Satpol PP Jombang
10 Remaja yang diciduk oleh Satpol PP Jombang saat berada di dalam kamar kos, Sabtu (18/1/2020). 

Razia balap liar itu dipimpin langsung Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela.

Polisi merazia tiga lokasi yang biasa digunakan ajang balap liar oleh anak muda di Kota Blitar.

Ketiga lokasi itu, yakni, Simpang Tiga Herlingga, di Jalan Sudanco Supriyadi atau di depan Taman Makam Pahlawan, dan di wilayah Jatimalang Kecamatan Kepanjenkidul.

"Kami mengamankan barang bukti motor sebanyak 77 unit dari tiga lokasi. Mereka kami tindak dengan memberikan surat tilang," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela.

Selain memberikan surat tilang, kata Leonard, para pengendara yang terjaring razia juga diberi hukuman untuk mendorong sepeda motornya ke Mapolres Blitar Kota.

Menurutnya, hukuman itu sebagai upaya edukasi kepada remaja yang gemar melakukan balap liar.

Dikatakannya, razia balap liar ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Blitar Kota.

Selain itu, razia balap liar juga untuk memberikan rasa aman kepada pengendara dan masyarakat pada umumnya.

"Kami sering menerima laporan dari masyarakat terkait balap liar di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Selama ini, masyarakat resah dengan kegiatan balap liar," ujarnya.

Menurutnya, razia balap liar terus digencarkan setiap akhir pekan. Polisi akan menyasar beberapa lokasi lain yang biasa dipakai untuk ajang balap liar.

"Kami ingin wilayah hukum Polres Blitar Kota aman dan kondusif," katanya.

4. Meresahkan Warga, 10 Remaja Digrebek Satpol PP Jombang di Kamar Kos, Ditemukan Botol Bekas Miras

10 Remaja yang diciduk oleh Satpol PP Jombang saat berada di dalam kamar kos, Sabtu (18/1/2020).
10 Remaja yang diciduk oleh Satpol PP Jombang saat berada di dalam kamar kos, Sabtu (18/1/2020). (ISTIMEWA/Satpol PP Jombang)

Enam perempuan dan empat laki-laki diangkut ke kantor Satpol PP Jombang dari sebuah rumah kos di Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, Jombang, Sabtu (18/1/2020).

Saat digrebek Satpol PP Jombang, di dalam kamar kos yang ditempati 10 remaja tersebut ditemukan beberapa botol bekas minuman keras.

Kepala Satpol PP Jombang, Agus Susilo Sugioto, mengungkapkan, penggerebekan tempat kos tersebut berawal dari laporan masyarakat.

Masyarakat setempat meresahkan adanya rumah kos yang ditempati oleh remaja perempuan dan laki-laki itu.

Menindaklanjuti laporan masyarakat ini, Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP melakukan pengepungan dan mengamankan mereka yang saat itu diduga melakukan tindakan asusila.

TRC Satpol PP dibantu masyarakat sekitar 

"Yang diamankan sebanyak 10 orang, 6 cewek dan 4 cowok. Mereka diamankan di beberapa kamar kos," kata Agus kepada surya.co.id (grup TribunJatim.com).

Selain mendapati muda-mudi dalam satu kamar, petugas juga menemukan botol bekas miras yang sudah dalam keadaan kosong. Tidak diketahui pemilik botol bekas minuman haram tersebut.

"Ya, ada yang kamarnya ditemukan botol bekas miras, tapi kosong," ujar Agus.

Selanjutnya, remaja belasan tahun ini, dibawa ke Kantor Satpol PP beserta barang bukti botol miras. Petugas melakukan pendataan dan memberikan pembinaan kepada mereka.

"Diberi pembinaan di kantor dan buat pernyataan tidak akan mengulangi lagi. Setelah itu, mereka diserahkan kepada keluarganya masing-masing," ujar Agus.

Agus Susilo menambahkan, pascapenggerebekan tersebut, pihaknya akan terus memantau dan menggiatkan patroli. Pemilik kos juga diminta untuk lebih ketat mengawasi para penghuni kos.

Pengawasan itu, diantaranya, laki-laki tidak masuk ke kamar kos perempuan. Begitu pun sebaliknya, melarang perempuan masuk ke dalam kamar pria.

Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved