Pemkab Blitar Gandeng Investor Kembangkan Hortikultura Pisang Cavendish Beorientasi Ekspor

Pemkab Blitar Gandeng Investor Kembangkan Hortikultura Pisang Cavendish Beorientasi Ekspor.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Bupati Blitar, Rijanto menanam pisang Cavendish di Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, Selasa (21/1/2020). 

Pemkab Blitar Gandeng Investor Kembangkan Hortikultura Pisang Cavendish Beorientasi Ekspor

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pemkab Blitar menggandeng PT Great Giant Food (GGF) untuk mengembangkan kawasan holtikultura berorientasi ekspor.

Kerja sama itu ditandai dengan penanaman pisang Cavendish di Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, Selasa (21/1/2020).

Bupati Blitar Rijanto, ikut melakukan penanaman perdana pisang Cavendish di Kecamatan Selopuro.

Usai tanam pisang, Bupati dan PT GGF menandatangani perjanjian kerja sama dalam pengembangan kawasan holtikultura berorientasi ekspor di Kabupaten Blitar.

Ada 1300 Sertifikat Tanah Program PTSL Diserahkan Bupati Blitar ke Warga Desa Ngadri

Rekomendasi Partai Demokrat soal Pilwali Kota Blitar 2020, Muncul Nama Henry Pradipta Anwar 

Jelang Imlek, Polisi Kerja Bakti Membersihkan Klenteng Poo An Kiong di Kota Blitar

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT Nusantara Segar Abadi (NSA), anak perusahaan PT GGF dengan warga Kabupaten Blitar.

Bupati Rijanto mengatakan, program pengembangan pisang Cavendish di Kabupaten Blitar sebenarnya sudah berlangsung lama.

Menurutnya, PT NSA sudah menanamkan investasi tanam pisang Cavendish pada lahan seluas 120 hektare di Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari.

"Investasi itu mampu menyerap empat ratus pekerja dengan gaji di atas UMK," kata Rijanto.

Dikatakannya, Pemkab Blitar terus melakukan pendekatan ke PT NSA untuk mengembangkan pisang Cavendish di kecamatan lain di Kabupaten Blitar.

Pendekatan Pemkab Blitar direspon baik oleh PT NSA dengan mengembangkan penanaman pisang Cavendish di Kecamatan Selopuro.

"Kami menargetkan pengembangan pisang Cavendish di Kecamatan Selopuro ini seluas 150 hektare. Tapi, saat ini, masih terealisasi sekitar 80 hektare," ujarnya.

Menurutnya, ke depan pengembangan pisang Cavendish juga akan dilakukan di wilayah Kecamatan Doko, Kecamatan Selorejo dan Kecamatan Kesamben.

Bupati memastikan penanaman pohon pisang Cavendish tidak mempengaruhi komoditas lain.

"Kabupaten Blitar dikaruniai sebagai wilayah agraris yang berpontensi pertanian. Pengembangan pisang Cavendish ini tidak akan mempengaruhi komoditas pertanian lain di Kabupaten Blitar. Justru semakin memperbanyak hasil pertanian di Kabupaten Blitar," katanya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved