KRONOLOGI Ada Asap Hitam Menyeruak di Toko Kaca Surabaya, Dipergoki Security Saat Toko Tertutup

KRONOLOGI Ada Asap Hitam Menyeruak di Toko Kaca Surabaya, Dipergoki Security Saat Toko Tertutup.

KRONOLOGI Ada Asap Hitam Menyeruak di Toko Kaca Surabaya, Dipergoki Security Saat Toko Tertutup
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Saat petugas PMK Surabaya berjibaku padamkan api di toko kaca di Ruko Wisma Gemini 

KRONOLOGI Ada Asap Hitam Menyeruak di Toko Kaca Surabaya, Dipergoki Security Saat Toko Tertutup

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kronologi terbakarnya plafon atap toko kaca di Ruko Wisma Gemuni, Jalan Gembong No 2-16, Kapasan, Simokerto, Surabaya, Minggu (26/1/2020).

Menurut petugas keamanan ruko, Ketut, toko milik pengusaha bernama Satrio itu dalam keadaan kosong tidak ada aktivitas.

Saat dirinya sedang berpatroli di kawasan sisi depan kompleks ruko, pria berkaus biru itu mendapat asap hitam tebal menyeruak dari ventilasi lantai dasar dan lantai dua toko tersebut.

Ada Korsleting, Muncul Asap Hitam Tebal di Toko Kaca Surabaya, PMK Butuh 30 Menit Padamkan Api

Pabrik Penggilingan Tebu di Tulungagung Terbakar, Pekatnya Asap Bikin Petugas Damkar Sulit Bernafas

Mobil Honda Terparkir di Gedung Tivoli Sidoarjo Tiba-tiba Terbakar, Ada Kepulan Asap di Bodi Depan

"Asapnya aja hitam, tebal sekali, ya saya langsung telpon petugas," katanya saat ditemui TribunJatim.com di lokasi.

Sadar ada yang tak beres ia bergegas meneriaki warga lain yang kebetulan berada di sekitar ruko, lalu menelpon Command Centre 112.

Ia semula tak mengetahui objek apa yang terbakar di dalam toko tersebut, namun ia bersyukur petugas PMK Surabaya yang dapat tiba dengan cepat langsung memadamkan sumber asap hitam tersebut.

"Apinya sekitar 30 menitan, untung petugas datangnya cepat," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMK Surabaya Dedik Irianto menuturkan, saat personelnya tiba di lokasi, ternyata toko dalam keadaan tertutup.

"Pada waktu petugas datang, ruko dalam keadaan tertutup. Ruko lantai 2 dan 3 hanya terdampak asap dari lantai 1," kata Dedik.

Lalu, terkait jumlah kendaraan pemadam yang dikirim ke lokasi, ia mengaku mendatangkan 12 unit kendaraan pemadaman berbagai jenis.

"10 Unit truk PMK dan 2 Unit Walang Kadung, pemadam jenis roda dua," pungkasnya.

Penulis : Luhur Pambudi

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved