Kisah Pilu Rani, Bayi 8 Bulan Idap Limfangioma Ditangani 5 Dokter RSUD Dr Soetomo, Begini Kondisinya

Tumor yang dialami Nur Anisa Maharani merupakan penyakit langka, sehingga memerlukan penanganan khusus dari beberapa dokter spesialis.

Penulis: Muchsin Rasjid | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNJATIM.COM/MUCHSIN RASJID
Nur Anisa Maharani, yang menderita tumor di kakinya, terlihat cerita di tempat tidur rumahnya. 

Kondisi ini bisa jadi, lantaran setiap kontrol di rumah sakit itu, Rani bertemu dengan 5 dokter spesialis yang menanganinya, seakan mengingat-ngingat yang dihadapinya.

Rayuan Maut Direktur PT Kam and Kam Bikin Regina Ivanova Kepincut Tawaran Jadi Member MeMiles

FAKTA Baru Investasi Bodong MeMiles, Ari Sigit Akan Kembalikan Uang Rp 3 Miliar dari PT Kam and Kam

Diakui, meski pengobatan penyakit Rani, sudah ditangani Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, namun untuk wira-wiri PamekasanSurabaya, berikut biaya hidup di Surabaya yang menumpang di rumah familinya tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Namun biaya yang dikeluarkan itu, tidak begitu dipikirkan.

Sebab selama ini banyak warga yang membantu dan menggalan dana, khususnya warga Pamekasan. Mereka berdatangan ke rumahnya memberika bantuan uang. Di antaranya mahasiswa perguruan tinggi di Pamekasan.

Kemudian organisasi masyarakat, sejumlah lembaga pendidikan.

Komunitas wanita. Kumpulan pengajian. Dari kosmetik kecantikan dan bahkan ada yang datang memberikan pribadi, termasuk dari warga Sampang.

“Alhamdulillah, untuk biaya wira-wiri dan biaya hidup di Surabaya, kami banyak dibantu masyarakat. Kami berterima kasih atas kepedulian masyarakat terhadap nasib cucu kami. Juga dukungan gubernur dan wakil Jatim dan bupati dan wakil bupati Pamekasan, kami berterima kasih,” kata Abdul Halim.

Penulis: Muchsin Rasjid

Editor: Elma Gloria Stevani

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved