Asyik Pesta Miras, Enam Pemuda Digiring ke Mapolsek Driyorejo Gresik

Enam pemuda digelandang dari sebuah rumah kos yang berada di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo ke Mapolsek Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Asyik Pesta Miras, Enam Pemuda Digiring ke Mapolsek Driyorejo Gresik
istimewa
Keenam pemuda diamankan di Mapolsek Driyorejo usai pesta miras di rumah kos, Senin (27/1/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Enam pemuda digelandang dari sebuah rumah kos yang berada di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo ke Mapolsek Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Gara-garanya enam pemud aitu tengah asik menenggak minuman keras (miras) pada Senin (27/1/2020) pukul 19.00 Wib.

Diketahui, keenam pemuda tersebut adalah warga kos dan bukan warga Driyorejo. Mereka adalah Arif Wahyu (24) warga Desa Kejambon RT 08/ RW 02 Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang.

Kemudian Wisnu (22) dan Budiono (30) keduanya asal Desa Ngawen, Kecamatan Parengan, Tuban. Lalu, M. Buchori (25) warga Desa Mojorejo Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Terakhir, M. Diky (20) warg Desa Kletek Kecamatan Taman, Sidoarjo dan Andis (20) asal Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Korps Bhayangkara langsung mendatangi rumah kos tersebut dari laporan masyarakat yang selalu mendengar keributan saat malam hari.

Ditinggal Istri Jadi TKW, Pria di Kediri Ini Tega Hamili Anak Kandungnya Sendiri

Realme 5i Sudah Bisa Dibeli Secara Offline di Surabaya, Yuk Intip Spesifikasinya

2 Kali Mangkir Panggilan Polisi, Ini Klarifikasi Jubir Keluarga Ponpes di Ploso Jombang

Saat dibuka, keenam pemuda yang bekerja di Driyorejo itu sedang duduk bersila dengan dua botol miras sambil makan kacang.

"Sempat ngelak, padahal sudah jelas lagi pesta miras langsung kita bawa ke Mapolsek semua," ujar Kapolsek Driyorejo, Kompol Wavek, Selasa (28/1/2020).

Dua botol miras itu, satu bermerk dan satunya di dalam botol air mineral besar. Diketahui, mereka mendapat miras itu berasal dari luar wilayah Driyorejo untuk diminum bersama dirumah kos.

Mereka dijerat dengan tindak pidana ringan atau tipiring sesuai dengan Perda Kabupaten Gresik nomor 15 tahun 2002 tentang Larangan Minaman Keras Beralkohol.

"Mereka beli mirasnya iuran dan dari luar Driyorejo," tutup Wavek kepada Tribunjatim.com. (wil/Tribunjatim.com)

Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved