Ganda Campuran Gagal Juara di Indonesia Masters 2020, Praveen/Melati Diminta Perbaiki Komunikasi

Sektor ganda campuran Merah Putih gagal menyegel gelar juara pada Indonesia Masters 2020.

Ganda Campuran Gagal Juara di Indonesia Masters 2020, Praveen/Melati Diminta Perbaiki Komunikasi
BADMINTON INDONESIA
Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, tampil pada babak kedua Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (16/1/2020). 

TRIBUNJATIM.COM - Langkah pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terhenti pada perempat final Indonesia Masters 2020 setelah tumbang lawan wakil Prancis, Thom Gicquel/Delphine Delrue, dengan skor 19-21, 21-14, 18-21.

Sementara itu, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja terhenti pada babak pertama dari unggulan pertama asal China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, dengan skor 14-21, 13-21.

Sektor ganda campuran pun gagal menyegel gelar juara pada Indonesia Masters 2020 lalu.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Susy Susanti, menyayangkan hasil ini.

Jadwal MotoGP 2020, Tersaji 20 Seri Balap, Debut Balapan KymiRing Sita Perhatian

Angga Saputra Resmi Jadi Milik Persebaya Surabaya, Abduh Lestaluhu Masih Abu-abu

Menurut Susy Susanti pada sektor ganda campuran, khususnya Praveen/Melati punya peluang cukup besar untuk berjaya pada turnamen level super 500 tersebut.

"Sayang banget ya, malah dibanding ganda putri, sebetulnya saya merasa ganda campuran ini adalah andalan setelah ganda putra. Sebagai pemain berpotensi dan Praveen pernah juara All England, sebetulnya tidak terlalu susah buat dia," kata Susy Susanti dilansir BolaSport.com (TribunJatim.com Network) dari Badmintonindonesia.

"Kalau lihat head to head dengan Zheng/Huang pun menang-kalah. Balik lagi, bagaimana dia mengatasi kesulitan harus dikomunikasikan dengan baik," ujar Susy Susanti.

"Main ganda itu dua orang jadi satu, bagaimana caranya mengurangi ego masing-masing, karena mereka saling membutuhkan, masa depan mereka ada di tangan pasangan masing-masing," tutur Susy Susanti.

Piala Presiden Ditiadakan, Arema FC Berencana Ikut Trofeo Bersama Tim Liga 1 Jatim dan Klub Malaysia

Klub Asal Malaysia akan Gelar Tur ke Indonesia, Lawan Persib Bandung hingga Tim Liga 2 2020

Susy Susanti menambahkan, komunikasi antara Praveen/Melati menjadi satu kunci bagi pasangan ini.

Hal ini pernah terbukti saat Praveen/Melati menjuarai ajang bergengsi Denmark Open 2019 dan French Open 2019, Susy menilai komunikasi mereka berjalan baik.

"Kalau enggak ada komunikasi dan saling terbuka, saya yakin auranya jadi enggak enak. Satu positif, satu negatif, coba kalau saling dukung, itu akan lain," ucap Susy Susanti.

Sementara itu, pelatih kepala ganda campuran Indonesia, Richard Mainaky, mengatakan, tim ganda campuran tengah mengevaluasi berbagai kendala teknis maupun non-teknis jelang target utama selanjutnya pada All England 2020 mendatang.

Tak Hanya Evaluasi Kelemahan Tim, Pelatih Madura United Temukan Potensi Lain Pemain di Laga Uji Coba

Persik Kediri Masih Butuh Delapan Pemain untuk Liga 1 2020, Joko Susilo Belum Hentikan Perburuan

Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di BolaSport.com dengan judul Praveen/Melati Diminta Perbaiki Komunikasi Jelang Olimpiade 2020

Editor: Dwi Prastika

Editor: Dwi Prastika
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved