Harga Cabai Makin Pedas di Pulau Bawean Gresik Bikin Emak-emak Pusing, Capai Rp 100 Ribu per Kilo

Harga Cabai Makin Pedas di Pulau Bawean Gresik Bikin Emak-emak Pusing, Capai Rp 100 Ribu per Kilo.

Harga Cabai Makin Pedas di Pulau Bawean Gresik Bikin Emak-emak Pusing, Capai Rp 100 Ribu per Kilo
SURYA/WILLY ABRAHAM
Salah satu pedagang cabai rawit di Pasar Baru Gresik 

Harga Cabai Makin Pedas di Pulau Bawean Gresik Bikin Emak-emak Pusing, Capai Rp 100 Ribu per Kilo

TRIBUNGRESIK.COM, GRESIK - Harga cabai terus meroket.

Jika di sejumlah pasar di daratan Gresik harga cabai rawit mencapai Rp 69 ribu per kilogram, harga di Pulau Bawean jauh lebih mahal.

Kenaikan harga mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

Harga yang meroket itu selain disebabkan musim hujan dan naiknya harga cabai di daratan Jawa yang terus naik setiap minggu.

Juga ditambah lagi dengan biaya transportasi kapal laut dari Gresik menuju Bawean.

Dispendik Dipanggil DPRD Gresik, Dispendik Tepis Hapus Insentif BOS

Serius Tanggapi Wabah Corona, Disnaker Gresik Bakal Persiksa Kesehatan Tenaga Kerja Asing

Edarkan Sabu-Sabu Sopir Truk Ayam Asal Prambon Sidoarjo Dibekuk Anggota Polres Gresik

Sa'adah salah satu pedagang cabai asal Desa Daun Sangkapura menjelaskan, kenaikan harga cabai mencapai Rp 100 ribu per kilogram.

"Cabai datang dari Jawa diangkut kapal Gili Iyang, disini hujan terus jadi cabai ada yang busuk," ujarnya, Selasa (28/1/2020).

Wanita yang sudah berjualan di Pasar Daun sejak 2009 ini mengaku harga cabai mulai merangkak naik sejak awal tahun 2020. Karena di Jawa harganya naik, maka di Bawean juga mengalami hal yang sama.

"Saya ambil dari tengkulak sekitar Rp 75 ribu perkilogramnya," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved