Molor Hampir 3 Jam, Sidang Warga vs PDAM Kota Malang Berlangsung Singkat, Hakim: Semuanya Menang

Agenda sidang warga terdampak bocornya pipa transmisi milik PDAM Kota Malang berlangsung singkat, Hakim berharap selesai di mediasi.

Molor Hampir 3 Jam, Sidang Warga vs PDAM Kota Malang Berlangsung Singkat, Hakim: Semuanya Menang
TRIBUNJATIM.COM/Aminatus Sofya
Suasana sidang dengan agenda mediasi antara warga terdampak krisis air bersih, melawan PDAM Kota Malang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aminatus Sofya

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Agenda sidang warga terdampak bocornya pipa transmisi milik Perumda Tugu Tirta atau PDAM Kota Malang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang pada Selasa (28/1/2020) berlangsung singkat.

Namun, sidang yang seharusnya dilaksanakan pukul 10.00 WIB itu molor tiga jam lebih, dan baru dimulai 13.15 WIB.

Berlangsung singkat, sidang hanya berlangsung 15 menit dan berakhir sekitar pukul 13.30 WIB.

Jeritan Histeris Wanita di Malang Saat ke Kos, Alami Hal Tak Senonoh dari Pria, Wajah Pelaku Terkuak

Antisipasi Pemkot Surabaya Cegah Sebaran Virus Corona, Sosialisasi Puskesmas & Koordinasi Imigrasi

7 Dara Muda Ikuti Kursus Wasit C-3 Askot Surabaya, Ini Tanggapan Wasit FIFA

Majelis hakim yang diketuai Mira Sendangsari menunjuk Sri Hariyani sebagai hakim mediasi bagi kedua pihak yang berperkara.

Ia berharap, perkara antara warga dan PDAM Kota Malang ini bisa menemui titik temu di mediasi sehingga tidak perlu berlanjut ke meja hijau.

“Mudah-mudahan selesai di mediasi dan damai. Sehingga nggak usah ke pengadilan lagi,” kata Mira di persidangan.

Persebaya Jadi Anak Tiri di Surabaya, Machfud Arifin: Siapapun Wali Kotanya Harus Mendukung

Intip Penanganan Ivestasi Bodong Memiles di Polda Jatim, Arteria D : Kedepankan Restoratif Justice

Menurut Mira, mediasi berfungsi agar win-win solution tercapai. Kata dia, tidak ada yang menang dan kalah dari proses ini.

“Semuanya menang, tidak ada yang kalah,” katanya.

Proses mediasi akan berlangsung selama 30 hari. Saat persidangan, kedua belah pihak hadir termasuk Direktur PDAM Kota Malang, Nor Muchlas.

Cetak Gol Kemenangan Garuda Select, Nico Sebut Timnya Main Tak Sesuai Rencana di Babak Pertama

Penjaringan Partai Golkar Ditutup, Teno Prasetyo Tak Sempat Ambil Formulir Calon Wali Kota Pasuruan

Sebagai informasi, gugatan warga terhadap PDAM Kota Malang ini disebabkan oleh krisis air bersih yang terjadi sejak 10 Januari 2020.

Krisis itu berawal dari bocornya pipa transmisi PDAM di Jalan Raya Kidal, Kabupaten Malang.

Bocornya pipa itu mengakibatkan 26 ribu warga Kota Malang tidak bisa mendapatkan air bersih.

Hingga kini, masalah kebocoran pipa tersebut masih belum teratasi.

Penulis: Aminatus Sofya

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved