Warga Sampang Madura di China Akui Virus Corona Bikin Takut Keluar Rumah: Ketersedian Masker Menipis

Warga Madura yang tinggal di Kota Qingdao China paparkan di tempat tinggalnya sudah ada delapan orang positif virus Corona.

Warga Sampang Madura di China Akui Virus Corona Bikin Takut Keluar Rumah: Ketersedian Masker Menipis
ISTIMEWA
Laili Nadhifatul Fikriya warga Desa Rapa Laok Kecamatan Omben kabupaten Sampang, mahasiswa S2 di International Shandong University Jurusan International Relation. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANGLaili Nadhifatul Fikriya, mahasiswa S2 International Relations, Shandong University asal Desa Rapa Laok, Kecamatan Omben, Sampang, Madura memaparkan situasinya saat ini, dihubungi  awak TribunJatim.com pada Selasa (28/1/2020).

Laili Nadhifatul Fikriya mengatakan, di China, ia tinggal di Kota Qingdao, Provinsi Shandong.

Di kota tempatnya tinggal, sampai saat ini sudah delapan orang positif terjangkit virus Corona.

IT Telkom Surabaya, ITS dan Motorola Solutions Foundation Gelar Pelatihan NVDA Untuk Difabel

Dinas Kesehatan Jember Minta Faskes Jember Waspada Dini Virus Corona

Gelar PTIJK Jawa Timur 2020, OJK Beberkan Perkembangan Pertumbuhan Ekonomi di Jatim 2019

Kemudian, Laili Nadhifatul Fikriya mengatakan, bahwa virus Corona ini membuat orang di Kota Qingdao saat ini ketakutan, sehingga takut untuk keluar rumah.

Namun dengan kondisi seperti itu, ia mengaku sempat memberanikan diri keluar dari asrama untuk mencari makanan.

“Sayangnya makanan halal sudah jarang ditemukan, karena toko di dekat asramanya banyak yang tutup,” ujarnya kepada TribunJatim.com.

Untuk memenuhi stok makannya, Laili Nadhifatul Fikriya membelinya di supermarket.

Jumlah Data Keluarga Miskin Penerima Bantuan dari Pemerintah Pusat di Kota Blitar Turun

Sinopsis Film Death Race (2008), Dibintangi Jason Statham, Malam Ini di Bioskop GTV Pukul 21.00 WIB

“Alhamdulilah kemarin aku coba cari stok makanan ke supermarket yang masih buka, dan ternyata makanan terbatas mas, karena aku muslim kan, jadi hanya bisa beli sayur,” tuturnya.

Laili Nadhifatul Fikriya (hijab abu-abu), mahasiswa S2 di International relations, Shandong University asal Desa Rapa Laok, Kecamatan Omben, Sampang, Madura.
Laili Nadhifatul Fikriya (hijab abu-abu), mahasiswa S2 di International relations, Shandong University asal Desa Rapa Laok, Kecamatan Omben, Sampang, Madura. (ISTIMEWA)

Ia menambahkan, juga mengalami keterbatasan masker di sejumlah apotek yang dijumpainya di Kota Qingdao.

Jadi Bintang Tamu di Spekta Show Top 6 Indonesian Idol, Marion Jola Raih Penghargaan 8 x Platinum

Perkuat Arema FC, Pandi Lestaluhu Jadikan Tekanan Suporter sebagai Motivasi Bertanding

Sehingga ia memilih meminta kepada teman kuliahnya yang sama-sama terjebak di asrama tempat tingganya saat ini.

“Jadi saat ini masker saya tinggal satu mas,” keluhnya.

Penulis: Hanggara Syahputra

Editor: Heftys Suud 

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved